Menumbuhkan Semangat Membaca Bagi Anak Sejak Dini
Membaca adalah suatu hal yang mudah yang diucapkan tetapi sulit untuk dilakukan, kadang membaca hanya dijadikan hal yang sepele bagi sebagian orang .
MTahukah kamumembaca adalah salah satu stimulus untuk mencerdaskan anak bangsa, terkadang sebagian orang berpikirmembaca diwaktu-waktu suntuk saja padahal tanpa disadari dengan membaca beberapa waktu saja kita sudah menambah ilmu pengetahuan kita walaupun itu hanya sedikit. Bagi orang yang hobi membaca jika tak membaca sehari saja, ia sudah merasa bodoh akan suatu hal, karena baginya membaca adalah jendela dunianya.
Dilihat dari perkembangan zaman yang dibarengi dengan ilmu teknologi yang dengan ilmu teknologi yang demi hari semakin maju dan canggih, minat membaca anak sekaran mulai menurun bahkan bila dibiarkan akan hilang seperti ditelan bumi. Mereka kebanyakan menghabiskan waktu bermainnya atau istirahatnya dengan hal-hal yang lain, seperti bermain game, mendengar music dan menonton tv.
Menurut Ilmuwan Mr. Gorys definisi membaca merupakan rangkaian beberapa respon yang lengkap, yaitu mencakup respon sikap, kognitif, dan manipulative. Definisi membaca dapat dibagi menjadi sub keterampilan, meliputi sensori, persepsi, sekuensi, pengalaman , berpikir, belajar, asosiasi,afektif dan konstruktif. Menurut Feredick, aktivitas membaca bisa terjadi apabila beberapa sub keterampilan itu dilakukan bersama-sama pada pada suatu keseluruhan yang saling terpadu.
Manfaat membaca dalam kehidupan sehari-hari :
1. Membaca membangun pondasi yang kuat untuk dapat mempelajari dan memahami berbagai disiplin ilmu sekaligus mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-sehari.
2. Senang membaca meningkatkan kecerdasan verbal dan linguisitik karena membaca memperkaya kosa kata dan kekuatan kata-kata.
3. Membaca mencegah rabun mata, karena membaca melatih dan mengaktifkan otot-otot mata.
4. Membaca mencegah kepikunan karena melibatkan tingkat konsentrasi lebih besar, mengaktifkan , dan menyegarkan pikiran.
5. Kegemaran membaca membantu meningkatkan kecerdasan, serta meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi.
6. Membaca membantu memperbaiki rasa percaya diri, mengembangkan kemampuan manajemen emosi, dan meningkatkan kemampuan melakukan interaksi sosial positif dimanapun dan kapan pun.
7. Membaca menjadikan kita lebih dewasa , lebih arif dan bijaksana dalam menjalani kehidupan.
Berikut ini 10 hal menarik untuk membangkitkan semangat membaca:
1. Sesuaikan tingkatkan bacaan dengan tingkat kosakata, sebab keengganan meneruskan bacaan seringkali dikarenakan kita sulit memahami arti kata.
2. Luangkan waktu secara rutin untuk membaca ( misalnya setengah jam per hari) karena langkah ini lambat laun akan meningkatkan kemampuan memahami berbagai gaya tulisan dan kosa kata baru.
3. Matikan televisi, karena televisi tidak mengajak kita aktif belajar dan berpikir kreatif. Daripada waktu terbuang untuk memindah channel televisi mencari acara televisi yang bagus, bisa jadi waktu tersebut sudah cukup banyak untuk menyelesaikan membaca sebuah buku.
4. Mencoba menulis tentang apa pun yang dianggap menari, misalnya tentang perasaan, pengalaman, cara memandikan kucing, menanam pohon, membuat kue, dan lain sebagainya. Mencoba menulis akan meningkatkan minat membaca.
5. Berusaha menggunakan waktu untuk membaca dengan selalu membawa bahan bacaan dimanapun berada. Simpan buku atau majalah dalam tas, ruang keluarga atau tempat yang sering anda gunakan, sehingga memungkinkan Anda menjangkau dan membaca.
6. Tentukan berapa banyak buku yang ingin anda baca dalam kurun waktu tertentu. Mulailah memasang target dengan disiplin tinggi, karena langkah ini melatih kemampuan meluangkan lebih banyak waktu untuk membaca lebih banyak hal.
7. Buatlah daftar buku yang sudah Anda baca dan catatan isi buku tersebut. Simpanlah catatan tersebut dengan rapi di tempat favorit Anda, misalnya dibuku harian, di komputer, di lemari, dan lain sebagainya.
8. Sering-seringlah mengunjugi took atau perpustakaan karena kesempatan melihat-lihat buku akan melatih mental membaca sebagai kebutuhan dan mengispirasi banyak hal baru yang menarik untuk dibaca.
9. Bergabunglah dengan kelompok baca, di mana dalam periode tertentu para anggotanya berkumpul untuk mendiskusikan topik bacaan yang telah sama-sama ditentukan sebelumnya. Berkomitmen terhadap kelompok baca memberikan momentum yang lebih besar untuk menyelesaikan bacaan buku, dan menciptakan forum yang luar biasa untuk menyelesaikan membaca sebuah buku.
10. Bangunlah strategi, yitu dengan menentukan sendiri cara yang baik menurut Anda untuk meningkatkan aktivitas membaca.
Menurut saya membaca adalah hal yang menarik bagi saya karena dengan membaca saya lebih terbuka tentang informasi, menambah ilmu pengetahuan, menjadi tahu akan suatu hal untuk memotivasi diri kita dalam suatu hal dan membuka pola pikir kita yang selama ini masih terpendam.
Budaya membaca dikalangan remaja dan anak-anak sekarang ini sudah mulai memudar bahkan hampir menghilang mereka sibuk dengan hal-hal yang berbau teknologi semata saja alangkah baiknya jika teknologi dibarengi dengan membaca. Tahukah anda mambaca tidaklah merugikan misalnya apa yang kita pelajari di sekolah maupun di kampus belum begitu kita mengerti kita dapat membaca ulang di rumah kia bisa memahaminya kembali.
Mulailah membaca sejak dini dan tumbuhkan semanagat kita sebagai anak negeri yang berkarakter dan berbudi luhur, jadikanlah diri kita sebagai pelita dunia yang banyak tahunyadan sedikit tidak tahunya saja.
Membaca apasaja yang penting hal yng positif , lalu membaca itu bisa di mana saja tidak perlu mengeluarkan biaya hanya cukup mengeluangkan waktu, tetapi kita dapat ilmu. Nah mudahkan membaca itu hanya satu kuncinya yaitu adanya kemauan untuk membaca dan niatkan hati untuk membaca serta tumbuhkan rasa cinta akan membaca.
Saya berharap untuk generasi penerus bangsa supaya banyak-banyak membaca buku dan jauhkan diri dari hal- hal yang negatif, membacalah agar kita tidak buta akan pengetahuan, mulailah sejak dini membaca supayanegeri ini melahirkan anak – anak bangsa yang cerdas dan berbudi luhur, serta bermarwah.
Penulis : Rosa Hermitawati
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Program Studi Ilmu Administrasi Negara
Universitas Maritim Raja Ali Haji,
Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

