Tembok Penahan Ombak Pantai Pasir Panjang Ambruk
LINGGA - Keindahan Pantai Pasir Panjang di dusun Malar, desa Mepar, Kecamatan Lingga terancam babak belur. Pasalnya penataan yang dilakukan pemerintah setempat dengan membangun tembok penahan ombak untuk mencegah abrasi, dinilai telah merusak keindahan pantai. Karena tembok tersebut dibangun diatas permukaan pantai. Ditambah lagi tembok yang dibangun oleh pemerintah setempat melalui dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Lingga itu ambruk.
Seperti pantauan wartawan elektronik ini dilapangan, tembok penahan ombak yang dibangun di atas pantai putih tersebut sepanjang 200 meter. Di duga rubuh akibat konstruksi beton yang asal jadi dan tidak menggunakan besi sebagai penguat beton. Selain itu juga, posisi yang dibangun tepat di atas pantai putih yang merusak keindahan pantai yang juga menyimpan bukti sejarah di atas bukit yakni Benteng Tanjung Cengkeh bekas kesultanan Lingga-Riau.
Rudi, salah seorang pengunjung pantai pasir Panjang mengatakan, objek wisata ini menjadi satu-satunya objek wisata yang telah terbuka dan menjadi tujuan warga Daik. Namun, dibangunnya tembok penahan ombak pada 2014 lalu, dikatakannya malah merusak keindahan pantai. Sebab, beton di bangun tepat di atas pasir pantai. Ia juga menyayangkan penataan pencegahan abrasi bibir pantai ini.
"Kita lihat entah apa yang dibangun di sini. Tidak melihat sisi keindahan malah merusak alaminya. Tembok penahan ombak, belum juga lama sudah rubuh," tutur Rudi, salah seorang warga Daik yang kecewa dengan pekerjaan pemerintah kabupaten Lingga.
Sementara abrasi ditambahkannya terus terjadi. Bahkan membuaat pohon-pohon besar di bibir pantai semakin condong kelaut karena akarnya terkikis ombak.
"Abrasinya semakin parah. Jalan ke lokasi benda cagar budaya (BCB) benteng Tanjung Cengkeh pun sudah putus. Abrasi hingga 2 meter ke darat. Ini harus dilakukan dengan benar pembangunan dan penataannya," jelas Rudi.
Ia berharap, dinas terkait lebih aktif dan benar-benar menata lokasi wisata tersebut. Ia menyarankan pentingnya di bangun pemecah ombak di pantai Pasir Panjang. "Harus ada pemecah ombak. Musim selatan, semakin mengikis tebing. Pasir panjang harus di selamatkan," tutupnya.

