Cerita Menarik Dibalik Teror Bom Jakarta

Diterbitkan oleh pada Jumat, 15 Januari 2016 08:11 WIB dengan kategori Opini dan sudah 1.394 kali ditampilkan

Indonesia berduka, setelah sebuah ledakan teror yang menewaskan lebih dari lima orang di jalan Tamrin Jakarta. Peristiwa itu terjadi di siang bolong saat aktivitas di sana tengah berjalan semestinya.

 

Kabar ini kemudian menyebar luas ke seluruh dunia baik via media sosial maupun media massa. Peristiwa ini pun mendapat respons yang sangat cepat oleh para netizen di seluruh Indonesia, mereka sangat mengutuk aksi teror yang memakan korban jiwa maupun luka tersebut dan tentunya juga mengundang simpati dari para netizen dan masyarakat yang menyaksikan secara langsung kejadian tersebut.


Oleh karena itu untuk menyampai kan rasa simpati mereka atas kejadian itu seluruh pengguna media sosial terutama twitter menulis kan hastag pray for Jakarta (#prayforJakarta)di status mereka sebagai simbol kepedulian terhadap sesama.

 

     Namun tahukah kita di balik serangan teror yang di lakukan oleh para pelaku teror tersebut tersimpan beberapa cerita menarik yang harus kita ketahui. Pertama, aksi nekad masyarakat yang menyaksikan secara langsung baku tembak antara polisi dan para pelaku aksi teror di tempat kejadian perkara yang mana aksi nekad masyarakat ini tidak pernah di lakukan oleh masyarakat luar negeri manapun saat negaranya di landa aksi terorisme, hanya di Indonesia loh. Kedua, di tengah hiruk-pikuk baku tembak antara polisi dan pelaku aksi teror terdapat pula seorang pedagang sate yang gagah berani, ia asyik dengan jualannya tanpa memperduli kan apa yang terjadi di sekitarnya pada saat itu, pedagang sate ini seolah-olah tidak ada rasa takut sedikit pun pada saat kondisi yang tidak memungkin kan untuk ia berjualan dan membahayakan keselamatan nya namun ia menjadi sebuah ikon/simbol rakyat Indonesia yang pemberani akan aksi brutal troris oleh para netizen .

 

     Ketiga, pada saat para netizen beramai-ramai menuliskan hastag pray for Jakarta untuk menunjukan solidaritas mereka, muncul pula pesan larangan agar jangan menulis hastag seperti itu dengan alasan akan berdampak terhadap ekonomi negara. Ke empat, di tengah terangkat nya berita tentang aksi teror ini, muncul pula anggapan bahwa kejadian ini merupakan sebuah pengalihan isu belaka, melihat bertepatan saat kejadian itu pula PT. Freeport menawarkan divestasi saham nya kepada pemerintah, mengingat masalah PT. Freeport ini begitu sensitif karena menyangkut kepentingan hajat orang banyak.

    

     Kelima, tidak lama setelah polisi berhasil melumpuhkan para pelaku aksi teror dan mengevakuasi korban ledakan bom di TKP serta hingga situasi sedikit kondusif, kebiasaan pengguna gadget mulai meramaikan situasi di TKP, seperti berselfie di tempat terjadinya ledakan bom hingga pedagang kacang-kacang pun tidak kalah meramaikan tempat kejadian perkara tersebut. Ada-ada saja kelakuannya entah apa maksud dan tujuannya.


      Melihat kejadian ini, Pemerintah harus melakukan antisipasi se segera mungkin agar kejadian ini tidak berulang lagi karena ini akan menyangkut kedaulatan negara dan Bangsa ini. Namun terlepas dari itu kita juga selaku warga negara Indonesia hendaklah selalu waspada terhadap ancaman yang seperti ini. Karena jika tidak, celah-celah seperti ini lah yang akan di manfaatkan para aksi teror untuk melakukan aksi mereka secara terus menerus hingga bangsa ini lumpuh dan hancur. Nauzubillah minzalik. Semoga kita dan negara ini selalu dalam lindungan Allah SWT  dan kedapan nya akan aman dan tenteram serta terbebas dari aksi teror.

 

     Itulah beberapa cerita menarik di balik peristiwa ledakan bom Sarinah di Jakarta oleh pelaku terorisme.