Kemaritiman Sebagai Pijakan Strategis Dalam Pembangunan Nasional

Diterbitkan oleh pada Jumat, 15 Januari 2016 07:42 WIB dengan kategori Opini dan sudah 819 kali ditampilkan

Indonesia adalah Negara kepuluan terbesar di dunia, denagn 13.667 pulau terbentang dari Sabang sampai Merauke. Potensi kelautan yang ditawarkan negri ini jika dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara maksimal bukan tidak mungkin akan menjadi mesin pendorong ekonomi bangsa.

 

Center of Refrorm on Economis mendefinisikan sekto maritim sebagai seluruh aktifitas yang berkaitan dengan konstruksi yang ada di laut, sumber daya hayati, mineral laut, pembuatan kapal, pariwisata dan rekreasi serta transportasi laut. Maka, bisa di pahami bahwa wilayah yang dicakup oleh sektor maritim sangatlah luas, sayangnya belum semua potensi ini tergali semua.


Apa artinya bagi Indonesia? Dimasa depan bukan tidak mungkin kita memiliki galangan kapal terbesar ke dua di dunia setelah Korea Selatan dan memiliki kemampun untuk berkompetisi dalam industri manufaktur perkapalan dan industri lainnya yang berbasis kelautan. Negara tetangga Singapura yang juga  menjadikan industri perkapalan sebagai salah satu sektor dominan dan struktur pendapatan Negara. Jika Negara dengan ukuran darat dan laut lebih kecil di bandingkan Indonesia ini mampu menyerap tenaga kerja yang signifikan dari sektor maritim ini, bayangkan potensi besar yang dimiliki Negara kita dimasa depan jika kita mampu memasuki kompetisi maritim kelas dunia.


Pada akhirnya menjadi tanggung jawab semua orang jika kemudian kita ingin mengembalikan Negara ini memijak era kedigdayaan dan benar-benar menjadi poros maritim dunia. Pengembangan pelabuhan-pelabuhan indonesi yang kompetitif , efisien dan maju disegenap wilayah negri yang mampu mendorong terbangunya aktifitas ekonomi di seluruh kepulauan maupun jalur alur laut kepulauan Indonesia sehingga di manfaatkan bagi pertumbuhan kemakmuran bangsa menjadi pekerjaan rumah utama Negara  dan semua kan sangat tergantung bagaimana kemudian Negara mengambil langkah-langkah bijak dalam mengelola potensi maritim.


Penulis : Zainab

Mahasiswi UMRAH Tanjungpinang