Warga Maros Pengikut Gafatar Dipulangkan

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 23 Januari 2016 11:30 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 988 kali ditampilkan

MAKASSAR - Sesuai data yang dihimpun terkininews.com di bandara Sultan Hasanuddin makassar, identitas warga sejumlah 7orang 2 diantaranya berstatus kepala keluarga teridentifikasi ikut bergabung dengan Gafatar di sebuah camp di Mempawah, Kalimantan Barat di pulangkan.

 

 

Haji Marlan, orang tua dari Budi Dwi Saputro, HA.Azis orang tua dari Taufiq dan A.Mukarramah serta 
Hj.Nurmi orang tua dari Jarawanti, akhirnya berhasil membawa pulang dengan selamat anaknya di bandara Sultan Hasanuddin, Sabtu (23/1/2016) pukul 08.30 Wita dengan menumpangi  pesawat Lion Air JT 661 dari bandara Sepinggan Balikpapan, pasca pembakaran pemukiman gerakan fajar nusantara (Gafatar) di Mempawah, Kalimantan Barat yang di bumihanguskan oleh warga setempat Selasa sore (19/1/2016). Dua Kepala keluarga asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pulang di kampung halaman.

 

Sementara ketujuh orang yang sempat hilang dari kalangan keluarganya di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan itu, belakangan diketahui telah bergabung dengan Gafatar.
mereka diantaranya Taufiq (34) pekerjaan swasta, warga komplek Panrita Bola dan isterinya,  Jarawanti (30) yang berprofesi perawat gigi pada kantor dinas kesehatan, Kecamatan Simbang, Maros berikut dua orang anaknya yaitu Radit dan Garsik.

 

Kemudian Budi Dwi Saputro (36) pekerjaan swasta, warga Jalan Pisang Maros serta isterinya, Andi Al Mukarramah (27) dan buah hatinya Rafael Arundaya yang usianya Baru beranjak dua tahun.

Adajuga beberapa orang tua pergi menjemput langsung anaknya di perkumpulan Gafatar di Kutai Karta Negara, RT 01, Desa Karya Jaya, Kecamatan, Samboja, Kabupaten Kutai. Lalu dalam proses penjemputan itu mereka terus berkoordinasi dengan Kapolsek Samboja, di Kutai AKP Dika Yosep Anggara,"Kata Lafri melalui pesan singkatnya kepada terkininews.com
  
Kapolresta Maros, AKBP Lafri Prasetyono mengatakan, orang-orang tua mereka berangkat ke Balikpapan Jumat (22/1/2016). Dimana Budi Dwi Saputro, isteri dan anaknya deketahui pergi meninggalkan rumah sejak (11/11/2015). Menyusul Taufiq serta isteri dan anaknya yang menghilang sejak awal Januari 2016.