ARB Akan Salat Istikhorah Jelang Mengambil Keputusan Munaslub Golkar
Perkembangan jalannya Rapimnas Partai Golkar saat ini masih belum menemukan kesimpulan. Setelah sidang paripurna II dengan agenda mendengarkan laporan dan sikap dari daerah dan ormas-ormas sayap Golkar, mayoritas daerah dan ormas keberatan diadakannya Munaslub dan menyerahkan kembali sepenuhnya keputusan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie.
ARB mengaku akan mempertimbangkan suara dari pimpinan daerah yang merupakan pemilik suara sah dalam Rapimnas. Ia meminta waktu kepada forum untuk mempertimbangkannya serta solat istikarah.
"Saya mendengar dengan seksama, yang menolak dan menerima Munaslub memberikan sepenuhnya keputusan kepada DPP dan saya pribadi. Saya mohon waktu untuk solat istikarah," kata Ical dalam sidang Paripurna III mendengarkan tanggapan dari DPP, Senin dini hari (25/1).
Ical, sapaan ARB memperingatkan kepada forum, apabila tidak digelar Munaslub, dan Partai Golkar tidak disahkan oleh Kemenkumham hingga bulan Juni mendatang, maka risikonya Partai Golkar tidak akan dapat mengikuti Pilkada serentak 2017, serta tim transisi akan segera melakukan Munas.
Rapimnas Golkar masih akan dilanjutkan hari Senin, 25 Januari untuk membawa persoalan Munaslub ke rapat komisi dan rapat pleno.
"Saya tidak bisa dapat membaca apa yang akan dilakukan oleh pemerintah, Mahkamah Partai memutuskan membuat tim transisi untuk Munas. Supremasi hukum masih kalah dengan kekuasaan. Makanya saya menawarkan Munaslub, saya serahkan kembali ke rapimnas. Apapaun keputusan Rapimnas ini, saya berada terdepan untuk memperjuangkannya," tegas Ical. [RMOL/ysa]

