ARB Bersedia Tidak Mencalonkan Diri Lagi Jika Munas Diselenggarakan

Diterbitkan oleh pada Senin, 25 Januari 2016 10:24 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 977 kali ditampilkan

Jika Musyawarah Nasional (Munas) bersama jadi digelar, Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar (PG) hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie (Ical) mengemukakan tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai ketum. Ical akan memberikan kesempatan kepada kader muda untuk memimpin Golkar.

 

"Kalau Rapimnas memutuskan Munaslub, saya tidak tertarik lagi. Banyak kader-kader partai yang bisa memimpin partai ini," kata Ical di sela-sela Rapimnas hari ke 2 di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu (24/1).

Ia berharap seterunya yang saat ini juga memimpin Golkar, Agung Laksono (AL) tidak mencalonkan diri lagi. Tokoh-tokoh tua cukup mendukung kader muda. "Dalam budaya Jawa, sudah waktunya yang senior ini tut wuri handayani. Kita mendukung dari belakang," tuturnya.

Sebelumnya, AL telah menyatakan tidak mencalonkan diri lagi jika Munas bersama digelar. Namun dia memberi syarat jika Ical maju lagi dia pun juga siap maju merebut ketum Golkar.

Informasi yang beredar menyebutkan Ical akan mengincar posisi Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim). Namun dia meminta supaya ada perluasan kewenangan Wantim. Ical meminta supaya Wantim punya kewenangan menentukan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) saat pemilu.

Saat ditanya mengenai informasi yang berkembang tersebut, Ical mengemukakan kembali ke peserta Munas jika memang digelar. Pasalnya yang menentukan itu adalah lewat forum Munas. "Itu terserah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang baru. Itu yang berlaku selama ini," tegasnya.

 

Sumber