Budaya Masyarakat Di Kepri Tantangan Hadapi MEA
TANJUNGPINANG - Budaya masyarakat yang lebih gemar membeli produk-produk luar, menjadi tantangan besar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Provinsi Kepulauan Riau menghadapi persaingan di Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah dimulai awal 2016 ini.
Siapa pun pelaku UMKM menghadapi MEA, jika masyarakat sendiri memilih tidak membeli produk lokal, UMKM tidak akan sulit bersaing dengan negara-negara di kawasan Asia. Hal tersebut disampaikan Drs. Zamzami A Karim, M.A. Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Raja Haji Tanjungpinang saat memberikan materi di hadapan Mahasiswa, Minggu (24/01/2016).
"Budaya lebih berminat pada produk luar tersebutlah yang harus dirubah, selain UMKM juga meningkatkan kualitas, tapi budaya masyarakat harus diutamakan. Masyarakat, khususnya mahasiswa sudah harus mengubah paradigma tersebut," ujar beliau.

