Pengunjuk Rasa Warnai FGD Regulasi Bentor
MAKASSAR - Terkait regulasi bentor dan ojek di Hotel Sheraton Jalan Landak Baru, senin (25/1/16) sekitar pukul 10.30 wita. sejumlah demonstran yang terdiri dari mahasiswa dan serikat tukang bentor mendatangi dan melakukan orasi pada FGD yang digelar oleh Dirlantas Polda Sulselbar
Dalam orasinya mahasiswa mengatakan "perlu adanya pembenahan dan penertiban dari aspek regulasi atau aturan fisik bagi seluruh tukang bentor. Kami selalu mendukung kebijikan pemerintah jika itu sangat mengguntungkan tapi jika tidak maka kami akan selalu berada di garda terdepan untuk memperjuangkan hak rakyat kecil,” jelas Zulfan N. Jendral lapangan dalam aksi orasinya.
Namun aksi tersebut segera di redam Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat menemui para Mahasiswa mengatakan Pihak Kepolisian sementara mengusulkan sebuah regulasi terhadap Becak Motor (Bentor). Pemerintah dalam hal ini polda Sulsel mencari jalan keluar sebagai perhatian kepada masyarakat kecil dengan pekerjaan tukang Bentor jelasnya di hadapan puluhan pengunjuk rasa.
Beliau juga menguncapkan banyak terima kasih kepada seluruh Mahasiswa dan para tukang bentor atas langkah dan dukunganya terhadap FGD. Pihak polda sendiri tidak akan pernah menghapus bentor melainkan mencari solusi agar memiliki izin dan aturan Undang Undang

