Katanya Bandar Narkoba, Tapi Nangis Ditangkap Polisi
Boris (25) gelagapan saat melihat aparat kepolisian menggerebek kediamannya di Kampung Bahari, Jakarta Utara, Sabtu (30/1) pagi hari tadi. Dia tak menyangka dirinya akan digiring pihak kepolisian.
Saat polisi mendatangi rumahnya, Boris sedang tertidur lelap. "Woy, keluar.. keluar!" ucap salah satu anggota kepolisian saat mendobrak pintu kamarnya.
Boris yang kaget, mencoba berdalih. Namun, saat polisi menggeledahnya, di saku celana yang dia gunakan, ditemukan 50 gram ganja dan 16 paket kecil sabu.
"Ini apaan?" tanya salah satu anggota dengan nada keras sambil memegangi barang bukti.
"Bukan punya saya pak, saya tidak pakai pak. Opung, Opung tolong saya," teriak Boris sambil merengek bak anak kecil.
Ibunda Boris hanya bisa pasrah melihat anaknya digelandang polisi. "Udahlah sana nak, terima konsekuensinya," ucap sang ibu.
Dari penggerebekan di Kampung Bahari, terjaring 36 pengguna narkoba. Di antaranya 31 pengguna laki-laki dan 5 pengguna perempuan. Selain itu, terdapat 10 bandar narkoba yang juga ditangkap.
Kampung Bahari di Jakarta Utara merupakan kawasan yang dikenal sebagai tempat para pengedar dan pemakai narkoba tinggal. Kampung ini mirip dengan Kampung Ambon di Jakarta Barat yang sudah beberapa kali digerebek oleh polisi.

