Lansia Bakal Diprioritaskan Ikut Haji
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, lansia berumur 75 tahun ke atas yang telah terdaftar dalam antrean menunaikan ibadah haji, mendapat prioritas utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
"Selain para lansia yang mendapat prioritas, kepada calon haji yang sudah mendaftar dan gagal diberangkatkan, tahun ini juga diberikan prioritas," kata Menag Lukman Hakim Saifuddin di hadapan para dosen dan mahasiswa ketika memberikan kuliah umum yang berjudul "Keselamatan dan Kesejahteraan Jamaah Haji" di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu.
Ia mengatakan antrean untuk menunaikan ibadah haji ini memang cukup panjang, sementara kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi yang diberikan kepada Indonesia tidak naik. "Ya tahun ini Indonesia mendapat kuota haji tidak berbeda jauh yang diberikan tahun 2015 sebanyak 168.800 jamaah," katanya.
Menyinggung mengenai antrean haji di Indonesia yang cukup panjang dan tidak sebanding dengan kuota yang ada, Menag mengatakan akan melakukan lobi-lobi kepada negara-negara yang tidak bisa memenuhi kuota haji dan akan dimintanya, meskipun ini merupakan pekerjaan yang tidak mudah.
"Ya kami akan melakukan lobi-lobi kepada negara-negara yang tidak bisa memenuhi jatah kuota haji itu, akan kami minta," katanya.
Ia mengatakan selain itu juga mengimbau kepada umat Islam di Indonesia yang sudah melakukan ibadah haji tidak lagi melakukan haji dan untuk memberikan kesempatan kepada umat Islam lainnya yang belum pernah naik haji.
"Ya sebenarnya kewajibannya untuk naik haji itu hanya sekali sudah cukup, untuk itu kami mengimbau kepada mereka yang sudah naik haji tidak lagi, berikan kesempatan kepada yang lain," kata Menag. (ANT)

