Warga Minta Pemerintah Untuk Tertipkan Anak Punk
KARIMUN - Keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng), serta anak Punk di sejumlah titik di Kundur menimbulkan keresahan di tengah- tengah masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat meminta komunitas seperti anak Punk ditertibkan dan dibina ke arah yang lebih positif.
"Kalau di lihat-lihat keberadaan anak Punk dan Gepeng di Kundur semakin banyak saja, terutama untuk anak Punk. Penampilan mereka yang tidak senonoh, penuh tato, serta berbeda dengan khayak ramai lainnya membuat kami tidak nyaman. Takutnya ada modus lain, perbuatan kriminal dan yang lainnya yang saat ini rawan terjadi," ungkap Asfar Helmi Warga Kundur, Rabu (10/02).
Lebih lanjut Asfar Helmi, dia menilai usaha intansi terkait untuk menertibkan keberadaan komunitas anak punk di Kundur belum ada menimbulkan efek jera. Pasalnya, kendati sudah dilakuan penertiban yang dilakukan instansi terkait, namun masih saja kembali dan melakukan aktifitas di sejumlah lokasi.
"Saya berharapkan dapat didengar oleh intansi terkait, agar bisa diatasi dengan cepat. Kami sebagai warga merasa resah dan takut," keluhnya.

