3.272 Rumah di Rohul Riau Terdampak Banjir Selama Empat Hari

Diterbitkan oleh pada Kamis, 11 Februari 2016 08:52 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.233 kali ditampilkan

PASIRPANGARAIAN (RIAU) - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs. H. Achmad M.Si melalui Surat Keputusan Nomor Kpts.362/BPBD/79/2016, tanggal 9 Februari 2016, sudah menetapkan Darurat Bencana Banjir sejak Ahad (7/2/16) lalu.

 

"Keputusan Darurat Bencana Banjir dikeluarkan Bupati Rohul ini berlaku selama 15 hari, mulai 7 Februari hingga 21 Februari 2016," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul, Aceng Herdiana ST,MT, Rabu (10/2/16).

 

Aceng mengungkapkan banjir selama empat hari atau sejak Ahad lalu, sekira 3.272 rumah ditempati sekira 11.438 jiwa terdampak bencana banjir.

 

Banjir juga sebabkan kerusakan infrastruktur vital dan menyebabkan putusnya transportasi di Kecamatan Rokan IV Koto, yakni Jembatan Sei Mentawai hanyut, dan Jembatan Sei Tuah Koto Ingin sepanjang 13 meter ambruk akibat diterjang banjir.

 

Di kecamatan Kunto Darussalam, 3 jembatan permanen (beton) sepanjang 20 meter yang merupakan jalan penghubung antar kecamatan juga ambruk akibat terkikis air bah, yakni Jembatan Sungai Pisang Kolek, Jembatan Sungai Omang, dan Jembatan Sungai Boncah Ketapang atau Bukit Juragan.

 

Dalam penanganan bencana banjir, sambung Aceng, BPBD Rohul sudah berkoordinasi intens dengan BNPB serta BPBD Provinsi Riau, guna membangun iklim penanganan bencana yang lebih baik lagi.

 

"Di lapangan, kami (BPBD Rohul) juga tingkatkan kerjasama dengan SKPD terkait, TNI, Polri, PMI dan para relawan," jelas Aceng kepada riauterkini.com.

 

Ia menambahkan, banjir masih merendam daerah di daerah hilir. Dampak meluapnya Sungai Batang Lubuh dan Sungai Rokan, saat ini luapan air menggenangi pemukiman masyarakat di Kecamatan Kepenuhan dan Kecamatan Bonai Darussalam.

 

Ia mengakui petugas BPBD Rohul masih melakukan pendataan korban banjir di dua kecamatan tersebut. Namun, saat ini masih konsentrasi membantu evakuasi korban banjir yang membutuhkan pertolongan petugas.***(riauterkini/zal)