Desa Sungai Pinang Utamakan Pengelolaan Sumber Mata Air ditahun 2016

Diterbitkan oleh pada Senin, 15 Februari 2016 06:27 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 2.005 kali ditampilkan

LINGGA - Di tahun 2016 ini, desa Sungai Pinang, kecamatan Lingga Timur memprioritaskan pengelolaan sumber mata air dengan merehabilitasi bak penampungan air yang berada di perigi pancur, kampung Tengah untuk kebutuhan air bersih bagi warganya.

 

Saat ini bak penampungan tersebut mengalami keretakan dan sudah bocor. Dari pantauan dilapangan, Perigi yang terletak di kaki bukit kampung tengah itu, memilik tiga unit bangunan bak penampung. Diantaranya, bak penampungan berukuran 2x2, bak penampungan berukuran 4x4 dan satu unit bak penampungan berukuran 1x2.

Sementara itu atap dari bak yang ada juga sudah roboh. Hal ini disebabkan bangunan tersebut sudah lama. Disekeliling bak juga ditumbuhi semak belukar dan bak perigi tersebut jarang digunakan warga.

Sumber air yang ditampung dari rembesan air bukit ini terlihat mengalir. Bahkan dibawah penampung ada juga perigi kecil yang dimanfaatlan warga. Sedangkan air bak penampungan juga terlihat dangkal dan diperkirakan akibat sampah dedaunan bukit yang dibawa arus air.

Kepala Desa Sei Pinang Diau Rusdi, saat ditemui media ini mengatakan bangunan bak penampungan itu dibangun sudah cukup lama. Dulu sering dimanfaakan untuk menampung air bersih. Bahkan, dari bak penampungan juga dialirkan pipa ke tengah kampung pada bak penampung yang tersedia.

Untuk merehabilitasi perigi tersebut, Diau menuturkan desa sudah menganggarkan melalui Dana Desa (DD) tahun 2016 dan hanya tinggal menunggu rencana kerja pembangunannya saja

"Rehab perigi pancur ini sudah diprioritaskan desa dan sudah masuk dalam pembahasan musrenbang desa,"ujarnya.

Bangunan dan bak penampungan yang ada, kata Diau memang sudah retak dan akibatkan bocor. Maka bangunan yang ada itu akan dirobohkan terlebih dahulu.

"Tahun ini pasti direhab. Sudah prioritas utama. Tinggal Rencana Kerja Pembangunan,"ujarnya.

ket foto : kondisi bak penampungan air yang berada di perigi pancur, kampung tengah, desa Sungai Pinang.