Premanisme Batam Kian Meresahkan, Turis Dipalak Di Wellcome To Batam

Diterbitkan oleh pada Jumat, 4 Maret 2016 08:37 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.537 kali ditampilkan

BATAM - Premanisme batam sepertinya sudah tidak bisa dianggap sepele lagi, tindakan para preman tidak hanya membuat resah warga lokal tapi juga pengunjung yang datang berlibur termasuk turis manca negara.

 

Seorang pemandu wisatawan menceritakan kepada Terkininews.com sebuah kejadian yang membuat dirinya begitu malu. pasalnya ia terlibat keributan  dengan beberapa orang yang mengaku petugas keamanan didepan para tamunya yang berjumlah 7 orang  pada selasa lalu (1/3/2016).

 

Pemandu Wisata berinisial SA ini mulanya hendak mengambil gambar tamu-tamunya di bukit wellcome to Batam. Tiba-tiba 4 orang datang menggunakan 2 sepeda motor dan meminta uang keamanan pada mereka. "saya menolak karena waktu masuk sudah ada yang minta tapi mereka ngotor. katanya ini uang keamanan, bukan uang masuk" SA juga mengaku tidak tanggung-tanggung para preman itu bahkan meminta uang sebesar 50.000 ribu rupiah padanya "mintanya juga gak tanggung-tanggung, 50.000. ya saya gak mau lah" lanjut SA.

 

Penolakan SA ini membuat 4 preman itu marah dan mengeluarkan kata kasar dan ekspresi marah. sontak hal tersebut membuat para tamunya dari singapura yang tidak mengerti bahasa Indonesia ini ketakutan "tamu saya sampai ketakutan. karena tidak mau masalah berlanjut. saya kasih aja uang 20.000 ribu dan suruh mereka pergi" Kata SA.

 

SA Mengaku akibat peristiwa itu para tamunya bahkan minta buru-buru kembali kesingapura. dan hal ini tentu merugikan dirinya. Premanisme di Batamkian meresahkan, beberapa objek wisata dibatam terjadi praktek demikian. seperti jembatan barelang dan Ocarina. hal ini tentu akan sangat merugikan dan mencemarkan nama Batam.