STISIP-BTM Lingga Buka Penerimaan Mahasiswa Baru

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 12 Maret 2016 17:01 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 2.722 kali ditampilkan

LINGGA - Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bunda Tanah Melayu (BTM) membuka penerimaan mahasiswa baru tahun 2016 di mana pendaftaran gelombang pertama dibuka mulai tanggal 24 Maret hingga 13 Mei mendatang.

 

 

Dalam keterangan tertulisnya, Herman Bastian S.Sos selaku pelaksana menyebutkan sekolah tinggi itu membuka pendaftaran dengan menyajikan dua program strata 1 (S1) yang terdiri dari program studi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Administrasi Negara.

 

"tahun ini kami (STISIP BUNDA TANAH MELAYU) menerima calon mahasiswa baru lagi, dengan jumlah kuota 120 calon mahasiswa. Dan jika kuota belum mencukupi kami akan membuka gelombang ke 2," kata Herman.

 

Dijelaskan Herman, STISIP-BTM tersebut merupakan satu-satunya sekolah tinggi yang berada di Kabupaten lingga. Untuk itu bagi masyarakat Lingga yang ingin mencalonkan diri sebagai mahasiswa STISIP Bunda Tanah Melayu dapat mendaftarkan diri di jalan Sultan Abdul Rahman, Daik Lingga.

 

Sementara itu beredarnya isu ditengah masyarakat yang mengatakan bahwa STISIP-BTM tersebut merupakan kampus illegal, Herman mengatakan, masyarakat Kabupaten Lingga tidak perlu khawatir dengan isu-isu yang beredar itu. Karena sesuai dengan SK Mendikbud No. 74/E/0/2013 menyatakan kampus STISIP BUNDA TANAH MELAYU sudah terdaftar dengan resmi. Jadi jelas sekolah tinggi ini berdiri dengan legal.

 

"kampus tersebut bukan kampus abal-abal dan masyarakat bisa melihat status kampus STISIP Bunda Tanah Melayu di web resmi DIKTI kalau ingin mengetahui secara jelas," ungkap Herman.

 

"Jika kampus ini abal-abal, secara otomatis tahun kemarin sudah di non aktifkan dan statusnya non aktif di web DIKTI," sambung Herman lagi.

 

Untuk dua program studi yang disajikan dengan jenjang Strata 1, Herman menuturkan tidak hanya materikulasi tentang dua program masing-masing studi tersebut akan diajarkan, pihaknya juga akan mengembangkan mahasiswa agar berwirausaha sehingga dapat membantu pemerintah dalam hal mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Lingga ini.

 

Kemudian dilanjutkan Herman, sistem dan kurikulum yang diusung STISIP Bunda Tanah Melayu adalah kurikulum Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, STISIP  Bunda Tanah Melayu juga bekerja sama dengan Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Islam Riau (UIR).

 

Menurutnya hal tersebut adalah bukti nyata bahwa kampus STISIP BUNDA TANAH MELAYU bersungguh-sungguh dalam melaksanakan akademik. Namun hal ini juga menjadi tantangan bagi kampus baru untuk mencetak generasi generasi bagi kabupaten lingga.

 

"kita katakan saja seperti sumbangan kepada kabupaten tercinta, kami juga meminta bantuan serta dukungan doa kepada pemerintah dan masyarakat agar kampus ini menjadi kampus yang memiliki daya saing baik secara nasional dan insyaallah internasional," ungkapnya.

"Kami juga selalu aktif berkoordinasi kepada kopertis dan KEMENRISTEKDIKTI sehingga kampus ini tidak hanya terpenuhi secara ijin saja, namun juga akan mengupayakan secara kualitas. Dan terbukti dari 243 kampus nonaktif sesuai pengumuman Kopertis X tidak ada nama STISIP BUNDA TANAH MELAYU," tuturnya lagi.