Ayah Curi Pisang Anak Gadisnya Curi Nasi
BATAM - Ekonomi kerap menjadi alas an bagi seseorang untuk menghalalkan tindak kejahatan. Seperti halnya yang diakui seorang kuli bangunan bernama Dodi (30) warga perumahan Yose, Batu Aji. Ia tertangkap tangan mencuri 2 tandan pisang oleh pemilik kebun (15/3/2016).
Samsul (45) sang pemilik kebun mengaku menangkap Dodi membawa 2 tandan pisang hendak keluar dari kebunnya. Pria yang mengaku sering kehilangan pisang ini tidak percaya ketika Dodi mengaku baru kali ini mencuri “dia bilang baru kali ini, tapi saya sudah berulang kali kehilangan pisang” kata Samsul.
Cekcok mulut antara Dodi dan Samsul mengundang warga. Warga yang kesal kemudian menghakimi samsul dan menyeretnya menuju polsek Batu Aji.
Kepada polisi Dodi mengaku nekat mencuri karena sudah beberapa minggu terakhir tidak bekerja dan masih harus menghidupi istri dan satu orang anaknya. Penangkapan Dodi kemudian memunculkan laporang lain dari warga yang juga kehilangan pisang dan hasil kebun yang lain. Beberapa warga kemudian turut membuat laporan.
Sementara itu Kanit Reskrim Mapores BatuAji, Ibtu Muhammad Said menuturkan kasus ini adalah kasus pencuriann biasa “ini kasus pencuriann biasa dan saat ini pelaku sudah kami amankan” kata Muhammad Said.
Sementara itu ditempat yang berbeda namun dengan alasan yang sama, seorang wanita berinisial N Ditangkap warga karena kedapatan mencuri Hp diperumahan marcelia Batam Center . MP (30) sang pemilik HP mengaku menangkap sang gadis belia yang berusia 17 tahun tersebut saat tengah mengobrakabrik kamarnya (15/5/2016)
N yang tertangkap basah tidak mampu berbuat apa-apa dan pasrah saat di giring menuju kantor polisi terdekat. Mirisnya N baru saja dibebaskan dari kasus serupa saat mencuri Nasi di salah satu kos-kosan yang ada dibengkong. Saat itu ia mengaku sedang kelaparan dan tidak punya uang untuk makan.

