Iskandarsyah Minta Kepala Daerah se-Kepri Prioritaskan Orang Miskin dan Pengangguran
“Program pengentasan kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan harus diprioritaskan, salah satunya dengan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya dalam seminar berteman “Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Pembangunan Daerah” di Kampus Stisipol Raja Haji.
Di hadapan sekitar 200 orang aktivis mahasiswa dan pengurus ormas, Iskandarsyah menjelaskan, kantong kemiskinan kebanyak berada di kawasan pesisir. Karena itu, pemerintah harus mampu membangun daerah pesisir menjadi pulau-pulau yang maju.
“Kami mendukung upaya pemerintah membangun daerah pesisir dan pulau terutama Natuna, Anambas dan Lingga,” katanya.
Dalam seminar kemarin itu, dia berpendapat, pemerintah memiliki peran yang besar dalam menciptakan lapangan kerja. Peranan pemerintah juga dapat mendorong investasi di kabupaten dan kota di Kepri meningkat.
Semakin banyak perusahaan berskala besar yang berinvestasi di Kepri, maka peluang kerja akan terbuka lebar. Kepri ini memiliki banyak potensi perekonomian yang dapat dikembangkan.
“Kita punya tempat wisata yang indah, kelautan dan perikanan perkebunan, industri, punya sumber daya alam yang dapat ditambang, dan merupakan jalur pelayaran internasional,” katanya.
Dalam seminar yang digelar Komunitas Bakti Bangsa tersebut, dia menambahkan, pemerintah harus memainkan peranan di bidang regulasi dan kebijakan untuk mendorong pengusaha mempekerjakan masyarakat usia produktif.
Masyarakat, terutama para pemuda harus berperan . Pemuda harus terus meningkatkan ketrampilan, berkarya dan berusaha.
Pemuda yang memiliki ketrampilan akan lebih mudah memperoleh pekerjaan atau membuka usaha sendiri. Mereka akan memperoleh gaji yang lebih besar dan jabatan yang akan semakin baik jika memiliki ketrampilan, jujur dalam bekerja, rajin dan disiplin.
“Apa pun yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan keluarga, dan mengurangi pengangguran akan sia-sia jika angkatan kerja tidak produktif. Karena itu masyarakat di usia produktif harus memiliki kemampuan, berketrampilan, giat dan jujur dalam bekerja,” ucapnya yang diusung Partai Keadilan Sejahtera.
Selain permasalahan itu, kata dia proses dan pelaksanaan pembangunan juga harus disejalankan dengan kondisi Kepri. Pemerintah harus pula mengurusi penyandang disabilitas, orang tua atau veteran.
“Kekuatan negara dalam pembangunan sangat dipengaruhi partisipasi masyarakat.
Tidak mungkin pemerintah dapat mengurusi 1,8 juta orang masyarakat Kepri, tanpa didukung masyarakat itu sendiri. Karena itu
Masing-masing anggota masyarakat memiliki peranan yang cukup penting,” katanya.

