Bayi Di Batam Tewas Kerena Perbuatan Ayah Dan Mertua
BATAM - Malang nasib Zahra, bayi yang baru berusia 3 minggu ini harus tewas setelaah menahan sakit setelah 3 hari akibat memar pada beberapa bagian tubuh.
Dugaan sebab meninggalnya bayi Zahra akibat menjadi perebutan antara sang ayah bayi Ananda (22) warga punggur dengan sang mertua, Sulastri.
Awal kejadian saat itu Ananda bermaksud membawa anak dan istri yang sudah diceraikannya ini jalan-jalan kerumahnya yang berada dipunggur (27/3/2016) dari rumah sang istri yang berada di ruli Kampung Harapan, Batu Aji. saat itu Siti (17) ibu sang bayi tidak ada dirumah. A tetap bersikeras membawa sendiri bayinya namun hal ini ditolak sang mertua. maka terjadilah perebutan.
keduanya tetap bersikeras meskipun sang bayi sudah menderita kesakitan. setelah beberapa lama perebutan akhirnya A kalah dan pulang kerumahnya. kondisi fisik sang bayi terus menurun. sang ibu Si khawatir dan membawanya ke rumah sakit graha Hermine, Batu aji. namun setelah 3 hari ditangai, bayi yang baru berusia 3 minggu tersebut akhirnya meninggal pada tanggal 30 Maret 2016.
Mendengar kematian sang anak, Ananda datang dan berontak, ia juga sempat melarang warga datng melayat. warga yang geram sempat meluapkan kegeraman pada Ananda yang tidak mengenal tempat tersebut. aksi pukul warga justru dilaporkan Ananda Ke Polsek Batu AJi.
Kanit Reskrim Polsek Batu Aji mengatakan saat ini ppihaknya masih menyelidiki penyebab kematiaan bayi termasuk menangani laporan Ananda yang mendapatkaan pemukulan dari warga.
Sementara itu kedua belah pihak keluarga, saat ini saling melapor dan menuding atas kematiaan Zahra

