Lebih Sejahtera, Para Wanita Ini Rela Jadi TKW Ilegal

Diterbitkan oleh pada Jumat, 1 April 2016 09:09 WIB dengan kategori Batam dan sudah 887 kali ditampilkan

BATAM - Sulitnya mendapatkan penghidupan yang merupakan alasan sebagian besar warga negara Indonesia yang mencari peruntungan ke negeri seberang. bahkan tak jarang yang memilih jalan tidaak benar sebagai TKI Ilegal agar bisa bekerja diluar negeri.

Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pastoral Migran Perantauan Keuskupan Pangkalpinang (KK2P-MPKP) Kota Batam kembali mengamankan 13 calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang akan dikirim ke  Malaysia.

 

Novrina (32) ibu 2 anak asal kupang dideportase dari Malaysia karena tidak memiliki kelengkapan dokumen sebagai pekerja di Malaysia. Kepada Wartawan Novri mengakui lebih memilih di malaysia karena gaji yang ia dapatkan bisa menghidupi 2 anak dan suaminya yang sudah tidak bekerja lagi "disana kita bisa dapat 1800 ringgit (sekitan 5,5 juta) perbulan" kata Novri.

 

kendati demikian, Novri mengaku pasrah jika dipulangkan ke kampung halamannnya yang ada di Kupang, NTT.

 

Sama Halnya dengan Suhani (29) janda satu anak ini bahkan ngotot ingin kembali kemalaysia "Saya ingin masuk Malay lagi"kata Suhani dengan tegas. Suhani mengaku lebih baik kerja dimalaysa meskipunn pekerjaan yang ia lakoni cukup berat sebagai pembantu rumah tangga "yang penting bisa kerja, dari pada di indonesia saya nganggur" kata Suhani.

 

bersama Suhani dan Novri, ada 13 TKW ilegal yang akan dideportase karena diduga menjadi korban erdagangan manusia. bahkan 2 diantaranya masih dibawah umur.

 

Kasubdit IV Satgasda Polda Kepri, AKBP Edi mengatakan 10 TKW ilegal ini akan dipulangkan melalui jalur udara menuju kampung halaman masing-masing. sementara seorang diantara mereka dinyatakan bisa kembali bekerja dimalaysia karena setelah di periksa dokumennye dinyatakan lengkap. "2 yang merupakan anak dibawah umur akan kita periksa lagi" kata Edi.