Pemkab Lingga - BPPT Siapkan MoU Pengelolaan Sagu
“Kita akan siapkan tim untuk turun langsung ke Lingga melakukan kajian dan paparan tentang rekayasa pengolahan sagu berbasis teknologi,” ujar Kepala BPPT, Unggul Priyanto saat menerima kunjungan Bupati Lingga, H. Alias Wello di gedung manajemen Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek), Serpong, Senin (4/4/2016).
Dalam pertemuan tersebut, Unggul didampingi Deputi Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi, Dr. Eniya Listiani Dewi, Kepala Balai Bioteknologi, Dr. Yenni Bakhtiar, Direktur Pusat Teknologi Agroindustri, Dr. Hardaning Pranamuda. Sedangkan Bupati Lingga, H. Alias Wello didampingi Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Kabupaten Lingga, Said Nursyahdu dan Pahlawan Inovasi Teknologi, Ady Indra Pawennari.
Untuk menguatkan dukungan tersebut, Unggul memerintahkan Deputi Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi, Dr. Eniya Listiani Dewi segera mempersiapkan Memorandum of Undersanding antara BPPT dengan Pemerintah Kabupaten Lingga. “Segera siapkan MoU-nya dan buat jadwal kunjungan ke Lingga,” tegasnya.
Dalam kesempatan pertemuan itu, Bupati Lingga, H. Alias Wello memaparkan potensi lahan sagu di Kabupaten Lingga yang mencapai luas sekitar 2.700 hektar. Lahan seluas itu tersebar di 12 desa dengan jumlah tempat pengolahan sekitar 140 unit.
“Jumlah produksi sagu Lingga saat ini sekitar 7.898 ton per tahun. Rinciannya, sagu kotor 7.038 ton, sagu bersih 620 ton dan sagu kering 240 ton per tahun. Sistem pengolahannya masih sangat tradisional, sehingga mutu dan kualitas produknya masih kurang maksimal,” ungkapnya.
Usai melakukan pertemuan, Alias menyempatkan diri mengunjungi laboratorium tempat pengolahan sagu menjadi beras, mie dan lainnya. Selain itu, mantan Ketua DPRD Kabupaten Lingga itu juga mengunjungi green house tempat produksi bibit sagu dengan teknologi kultur jaringan.

