PLN Diminta Periksa Kelistrikan Tambelan
TANJUNGPINANG - Masyarakat Kecamatan Tambelan meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) memeriksa langsung kondisi kelistrikan untuk perbaikan pelayanan di kecamatan terjauh dari ibukota Kabupaten Bintan tersebut.
"Permasalahan pertama, pemadaman listik di Tambelan ini masih belum ada solusi. Perbaikan sudah sekitar hampir sebulan, dari Maret 2016. Kondisi ini akan mengganggu pelajar di Tambelan menghadapi Ujian Nasional (UN)," kata warga Tambelan, Edy, Senin.
Selain itu, tarif listrik yang dibebankan pihak PLN kepada pelanggan di Tambelan, diduga tidak sesuai dengan pemakaian daya listrik yang sering padam.
"Kondisi normalnya, listrik di Kecamatan Tambelan ini hanya hidup dari pukul 17:00WIB sampai sekitar pukul 06:30WIB pagi untuk hari Senin sampai Sabtu, kalau hari Minggu 24 jam. Sementara sekarang, listik sering padam," paparnya.
Dalam hal ini, mekanisme penagihan juga turut jadi perhatian, karena jumlah meteran untuk mengetahui seberapa banyak pemakaian, tidak dicantumkan. Karena oknum pihak PLN di Tambelan yang melakukan penagihan hanya menggunakan kertas kecil bertuliskan nama pelanggan dan jumlah tagihan yang harus dibayar, tanpa dicantumkan tarif dasar listriknya.*Ant

