Harga Bawang Hambat Capai Target Inflasi
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowadjojo mengungkapkan, saat ini harga bawang masih menjadi kendala utama bagi pemerintah untuk mencapai target inflasi year on year 4 persen. Sebab, dalam beberapa bulan terakhir harga bawang terus merangkak naik.
"Jadi dari (inflasi) 0,19 persen month to month, 0,16 persen month to monthnya dari bawang merah. Karena bawang merah di Maret kenaikan harganya sampai 30,86 persen dan bobotnya 0,66 makanya tinggi," kata Agus saat ditemui di Desa Larangan, Brebes, Senin (11/4/2016).
Untuk itu, lanjut Agus butuh sinergi antar pemerintah guna mengatasi kenaikan harga bawang. Salah satunya adalah dengan melakukan sinergi aksi di daerah-daerah penghasil bawang seperti Brebes.
"Semua akan melakukan upaya-upaya untuk mulai dari persiapan tanam, teknologi, tata niaga, sampai pasca-panen. Ini bisa membuat semua lebih efisien," ungkapnya.
Sekadar diketahui, hari ini pemerintah telah melakukan peluncuran program sinergi aksi untuk ekonomi rakyat di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Dalam program ini, pemerintah akan membantu petani bawang untuk dapat meningkatkan taraf perekonomian.*Okz

