Tiga Karyawan Alfamart Jalan Impres Pekanbaru Diikat Kawanan Rampok
PEKANBARU - Gerai Ritel Alfmart kembali jadi sasaran aksi perampokan. Kali ini, yang berlokasi di Jalan Impres Pekanbaru. Tiga karyawannya diikat para pelaku.
Karyawan Diikat, 3 Perampok Bersenpi Kuras Isi Alfamart di Jalan Inpres Pekanbaru Riauterkini-PEKANBARU-Tiga kawanan perampok bersenjata api menyatroni ritel Alfamart di Jalan Inpres, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (14/04/16) pukul 05.15 WIB pagi tadi. Selain menguras uang jutaan rupiah dan beragam barang dagangan di dalam toko tersebut, para pelaku juga mengikat salah seorang karyawan yang masih berada di TKP.
Zulkaiman (21), karyawan Alfamart yang sempat diikat oleh pelaku di lokasi kejadian menceritakan, ketiga perampok itu sendiri datang ke toko tempatnya bekerja dengan menggunakan satu unit mobil Avanza. Awalnya ia mengira para pelaku merupakan konsumen yang hendak berbelanja. Apalagi mobil yang digunakan pelaku berhenti persis di depan toko.
"Mereka (pelaku) pakai mobil Avanza, berhenti di depan (toko Alfamart). Saya kira mereka pembeli, mau belanja. Ada tiga orang yang keluar dari mobil, mereka pakai sebo dan ketiganya bawa senjata api," katanya kepada riauterkini.com ketika ditemui di tempat kejadian perkara.
Pria yang sudah 9 bulan bekerja di TKP ini menambahkan, begitu turun dari mobil, para pelaku lebih dulu mengancam dirinya dengan menodongkan senpi yang mereka bawa masing-masing. Bahkan mulut dan tangannya juga diikat oleh pelaku memakai lakban.
"Pas kejadian, saya jaga berdua sama teman, sesama karyawan di sini (Alfamart Jalan Inpres). Mulut dan tangan saya diikat, lalu mereka memaksa teman saya menunjukkan brankas di lantai 2 toko. Mereka juga mengancam supaya kami tidak melawan," sebutnya.
Sementara itu, Usman (23), sesama karyawan Alfamart yang saat kejadian juga berada di TKP menambahkan, para pelaku berhasil menjarah ratusan bungkus rokok senilai Rp10 juta, uang di dalam brankas sebesar Rp800 ribu serta uang hasil penjualan barang-barang toko sebanyak Rp14.800.000,-.
"Kami nggak berani melawan pak. Setelah mengambil rokok dan uang, mereka langsung pergi," singkatnya.
Terpisah, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi membenarkan peristiwa pencurian disertai dengan kekerasan tersebut. Mantan Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir ini menyebutkan pihaknya masih melakukan penyelidikan. (rtc)

