Bupati Lingga Singgah Cicipi Makanan Khas Melayu di Tanjung Buton
LINGGA - Bupati Lingga, Alias Wello menyempatkan diri mencicipi kuliner Melayu yang di jual di taman Tanjung Buton, Daik Lingga. Bersama rombongan yang terdiri dari investor dari beberapa negara yang tertarik berinvestasi dibidang pangan di Lingga, Minggu (17/4) malam, penuhi meja makan sembari santap tiga jenis makanan olahan sagu yakni gubal, lambok dan lempeng sagu.
Rombongan yang terdiri dari beberapa pengusaha asing yakni India, Malaysia dan Singapura dibawah menuju pelabuhan Tanjung Buton setelah siangnya diajak meninjau lokasi lahan kelapa di pulau Talas, lahan padi di desa Sungai Besar dan juga lahan dan pabrik sagu di desa Panggak Laut.
"Sedap gubal", cetus Alias Wello singkat sambil terus menikmati kuliner melayu tersebut.
Tak hanya itu, Alias Wello turut juga memapar kepada para calon investasi tadi, apa nama makanannya dan dari apa bahan dasarnya. "kalau tadi kita lihat kelapa, sagu. Ini jadinya salah satu makanan yang sudah diolah secara tradisional," jelasnya singkat.
Sementara pemilik kedai, Afai merasa sangat bangga dimana sejak awal Januari lalu melakoni usahanya menjual makanan khas melayu, akhirnya orang nomor satu di kabupaten Lingga bersedia singgah di kedainya. Dikatakan ini sebuah kehormatan yang tak ternilai harganya. Meski tak seberapa menu yang dipinta tapi dengan ciri khas merakyat menjadi daya tarik Afai terhadap sikap Pemimpin Lingga tersebut.
"Alhamdulillah, senang dengan berusaha, giat kita menjual makanan tradisional gini, insyaallah pasti ade berkahnye," papar Afai.
Dia juga katakan terimakasih atas kunjungan Bupati Lingga ini dengan harapan semoga kelak dari pemerintah daerah ada perhatian khusus yang diberikan kepada para pedagang yang melakukan usahanya di taman Tanjung Buton, bukan hanya dia melainkan semua pedagang. Apalagi dirinya yang selalu berusaha melestarikan makanan melayu. (Arpa)

