Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2023, Pembekuan PSSI Harus Segera Dicabut

Diterbitkan oleh pada Senin, 18 April 2016 20:51 WIB dengan kategori Olah Raga dan sudah 982 kali ditampilkan

Indonesia menjadi salah satu kandidat dalam perebutan tuan rumah Piala Asia 2023. Seperti diketahui, Indonesia sukses menyelenggarakan Piala Asia 2007 bersama beberapa negara ASEAN lainnya.

 

Kini Indonesia akan bertarung dengan China, Korea Selatan, dan Thailand. China memang memiliki ambisi besar dalam dunia sepakbola belakangan ini. Mereka rela menggelontorkan banyak dana agar bisa menyelenggarakan kompetisi tertinggi di Asia tersebut.

 

Sementara saingan Indonesia yang berada di ASEAN adalah Thailand. Mereka menjadi negara kuat dalam kancah sepakbola di Asia Tenggara.

 

Sebagaimana diberitakan Business Standard, Senin (18/4/2016), pihak AFC telah menyetujui pengajuan keempat negara tersebut. Mereka bahkan mengabarkan akan memberikan perjanjian yang harus disepakatih oleh setiap calon penyelenggara.

 

“Pihak AFC akan mengirim bidding agreement dan host candidat questionnaire serta membutuhkan jaminan dari pemerintah serta tanggapan hukum terkait pengajuan diri sebagai tuan rumah,” tulis pihak AFC, mengutip dari Business Standard, Senin (18/4/2016).

 

Menanggapi hal tersebut, pihak PSSI menyatakan tak masalah. Satu-satunya kendala yang harus dihadapi adalah masalah sanksi FIFA. PSSI harus segera terlepas dari sansksi FIFA. Karena itu, PSSI meminta Kemenpora mencabut pembekuan PSSI.

 

“Indonesia memang masuk tetapi ada catatan tambahan. Catatan tambahan tersebut akan hilang kalau pembekuan dicabuut. Walau mereka mencabut tetapi masih tidak memberi izin atau yang lainnya, itu sama saja masih mengintervensi,” ujar Sekjen PSSI Azwan Karim kepada wartawan di Kantor PSSI, Senin (18/4/2016).


(okz)