Jet Tempur Rusia Dan Israel Bentrok Dibantah Jubir Kremlin

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 23 April 2016 10:13 WIB dengan kategori Internasional dan sudah 745 kali ditampilkan

Kremlin menyangkal laporan bahwa pesawat jet tempur Rusia dan pesawat militer Israel hampir bentrok di dekat perbatasn Suriah. Bantahan ini disampaikan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

 

Peskov mengatakan laporan yang diulas media-media Israel itu tidak akurat. ”Saya tidak ingin mengomentari media Israel,” kata Peskov pada hari Jumat. ”Laporan dari media Israel jauh dari kenyataan dalam kasus ini.”

 

Pada hari Kamis ada laporan yang bertentangan dari media-media Israel tentang insiden pada hari Rabu sore itu.

  

Situs berita Ynet melaporkan bahwa sebuh jet tempur Rusia bergegas untuk mendekati sebuah pesawat militer Israel di sepanjang perbatasan Israel utara dengan Suriah. Sedangkan Channel 2 melaporkan bahwa skuadron tempur Rusia dan Israel hampir berhadapan satu sama lain di sepanjang garis pantai Suriah.

 

Sebelumnya Times of Israel juga melaporkan bahwa empat pesawat tempur F-15 Israel hampir “bentrok” dengan dua pesawat jet tempur Su-30 Rusia di sepanjang perbatasan Suriah-Israel.

 

Semula jet-jet Rusia meluncur tiba-tiba setelah empat pesawat tempur Israel melakukan operasi di perbatasan Israel utara. Belum jelas tujuan manuver dua jet tempur Rusia itu, namun para pilot Israel dan Rusia tidak melakukan kontak.

 

Namun insiden “bentrok” tidak terjadi berkat kontak antara pejabat Israel dan Rusia melalui badan koordinasi yang dibentuk tahun lalu. Badan itu dibentuk mencegah insiden pesawat-pesawat tempur selama Rusia menjalankan operasi militer di Suriah.

 

Militer Rusia maupun Israel tidak segera menanggapi laporan itu. Namun, pada Kamis lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow yang mengisyaratkan membahas insiden itu.

 

”Saya menetapkan tujuan pertemuan, yakni memperkuat koordinasi antara Rusia dan Israel untuk mencegah kecelakaan," kata Netanyahu, seperti dikutip Reuters.”Saya pikir kami mengklarifikasi beberapa hal, dan itu sangat penting,” katanya lagi.

 

sumber