Pria Yang Dipenjara Karena Kritik Jokowi Tampilkan Drone Di Pameran Alutsista
Pesawat terbang tanpa awak atau drone ciptaan Yulian Paonganan (Ongen) hari ini diperlihatkan dalam Pameran Alutsista, Topografi Angkatan Darat di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Hal ini ditunjukkan dalam rangka memeriahkan HUT Dinas Topografi TNI AD ke-70.
Seperti diketahui, Ongen adalah seorang pakar kemaritiman yang tidak pernah berhenti berkarya. Drone yang diberi nama OS-Wifanusa ini adalah inovasinya melalui sebuah riset panjang. "Riset ini dilaksanakan Ongen selama kurang lebih 2,5 tahun melalui Indonesia Maritime Institute (IMI)," ujar Aditya, salah seorang staf Ongen.
Drone OS-Wifanusa saat ini tengah dikerjakan sebanyak 3 unit, pesanan dari Kementerian Pertahanan yang akan digunana Dinas Topografi TNI AD untuk pengawasan wilayah perbatasan dan ZEE Natuna.
OS-Wifanusa adalah drone canggih yang memiliki kemampuan terbang selama 8-10 jam nonstop dengan jarak jelajah mencapai 1.000 km dan ketinggian jelajah hingga 4.000 meter. Drone ini dilengkapi sistem autonomous canggih triple redundant, serta tiga buah kamera super mutakhir yang bisa dikontrol jarak jauh.
Kelebihan lain dari drone karya Ongen ini adalah amfibi. Drone ini bisa take off dan landing di laut maupun darat.
Ada dua tipe drone yang sedang diproduksi, yaitu yang memiliki bentang sayap 4,2 meter dan 6,4 meter. Dorne ini juga sudah dapat sertifikat uji litbang TNI AL dan sertifkat TKDN 28,01% dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Namun, di tengah karya-karyanya yang membanggakan bangsa, Ongen harus menjalani sidang kedua yang didakwa atas tuduhan melanggar UU ITE dan Pornografi di PN Jakarta Selatan, Selasa (26/4/2016). Hal ini terkait postingan foto Presiden Jokowi dan artis Nikita Mirzani di media sosial.

