Pendaftaran SBMPTN 2016, UGM Terima 1.987 Maba
JAKARTA - Pendaftaran SBMPTN 2016 sudah dibuka beberapa hari. Universitas Gadjah Mada (UGM) pun telah menetapkan kuota tersendiri dalam menerima mahasiswa baru melalui jalur ujian tulis tersebut.
Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM, Dr Agr Ir Sri Peni Wastutiningsih menuturkan, alokasi daya tampung Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada SBMPTN maksimal 30 persen dari total mahasiswa baru yang diterima 78 PTN se-Indonesia.
"Tahun ini kami menawarkan 66 program studi dengan kuota 6.622 mahasiswa baru. Dari jumlah tersebut, 2.649 mahasiswa baru UGM diterima melalui jalur SNMPTN, sedangkan SBMPTN dan SM masing-masing 1.987 mahasiswa," ungkapnya seperti dinukil dari laman UGM, Kamis (28/4/2016).
Tahun ini, 78 PTN peserta SBMPTN akan menerima 99.223 mahasiswa baru. Mereka akan berkompetisi meraih satu kursi di PTN melalui jalur ujian tulis dengan metode Paper Based Test (PBT) maupun computer based test (CBT). Metode PBT digunakan oleh semua kelompok yaitu Soshum, Saintek dan Campuran. Sementara CBT hanya untuk kelompok Soshum dan Saintek.
"Hingga 26 april 2016 tercatat pendaftar PBT bidang saintek sebanyak 502 orang, soshum 652 orang dan campuran 128 orang. CBT yang mendaftar di UGM telah memenuhi kuota 100 pendaftar, sedangkan yang telah mendaftar di UNY sebanyak 194 pendaftar atau masih menyisakan enam kursi. Oleh karena itu, bagi yang ingin mengikuti SBMPTN metode ujian CBT mohon mendaftar di PTN luar Yogya," paparnya.
Peni menambahkan, pendaftaran yang dilakukan siswa pada SBMPTN ini masih sama. Jika siswa memilih satu Program Studi (Prodi) yang sama, maka dia boleh memilih tiga PTN mana pun.
"Sedangkan yang memilih dua atau tiga prodi, maka salah satu pilihan prodi harus di PTN yang berada dalam satu wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian tertulis," tandasnya. (okz)

