Mari Wujudkan Perdamaian Dunia Bersama HWPL

Diterbitkan oleh pada Selasa, 3 Mei 2016 21:19 WIB dengan kategori Internasional dan sudah 1.899 kali ditampilkan

Ada banyak orang dari segala usia dan di diseluruh negara yang merindukan perdamaian dunia. Banyak orang telah berusaha untuk mencapai perdamaian, dan Hadiah Nobel untuk perdamaian juga diberikan kepada mereka yang bekerja untuk perdamaian sepanjang hidup mereka. Di Indonesia, ada tempat-tempat peringatan yang menyampaikan pesan perdamaian dan penghentian perang untuk warga negara Indonesia.

 

Sebagai contoh, Taman Perdamaian dan tugu Peringatan untuk memperingati orang-orang yang menjadi korban saat melawan Jepang berada di Surabaya, Indonesia. Tempat-tempat tersebut didedikasikan untuk memperingati 2.237 Orang Korea yang dipaksa menjadi tentara, warga sipil yang terkait dengan militer, pekerja dan tahanan penjaga pada tahun 1949 selama Perang Pasifik. Sebagian besar dari mereka dibunuh denngan bom saat di bandara. Saat mereka membangun bandara untuk militer Jepang di bagian timur. Beberapa bahkan dihukum setelah perang karena kesalahpahaman masyarakat setempat.

Untuk melupakan dan menghapus sejarah kelam serta memperbaiki hubungan baik antara Indonesia dan Korea, maka dibangunlah 'Indonesia-Korea Peace Park' di atas lahan 2,800? dan monumen perdamaian. pemerintah Korea dipercaya untuk mendirikan taman serta monument. pemerintah kota Surabaya menyediakan lahan secara gratis.

Pemerintah Kota Surabaya pun bersedia menyediakan lahan untuk mengenang para korban. Kedua Negara sepakat mengubur kenangan peperangan di taman tersebut. Perdamaian dan penghentian perang dapat dicapai dengan pikiran dan kehendak manusia, dan ada sebuah organisasi yang secara sistemik mengupayakan perdamaian. Itulah budi luhur, Perdamaian Dunia, Restorasi of Light (HWPL). Mereka dalah orang-orang yang bekerja untuk perdamaian bersama HWPL di Indonesia.

Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang diselenggarakan oleh HWPL, berlangsung di Korea pada 14 Maret. Mr Man Hee Lee, ketua dari HWPL, memproklamirkan Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang kepada seluruh warga dunia. Acara ini merupakan acara perdamaian yang dilakukan dengan satu pikiran untuk penghentian perang dan mencapai perdamaian. Setelah proklamasi, selanjutnya di ikrarkan janji dukungan untuk memperjuangkan Deklarasi dan mendesak terwujudnya perdamaian di seluruh dunia.

 

Apakah kita tidak ingin menyaksikan terwujudnya perdamaian dunia dengan mata kepala sendiri? ‘’Dunia damai tanpa perang’’ adalah kebutuhan. Atau apakah Anda benar-benar ingin mewarisi perang untuk generasi mendatang? Atau apakah Anda ingin meninggalkan perdamaian sebagai warisan?. Untuk mencapai perdamaian, 'Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang' harus menjadi hukum internasional. Orang-orang yang menginginkan perdamaian di dunia telah mengikrarkan dukungan untuk memperjuangkan dan membentuk Komite Advokasi HWPL. Indonesia memiliki populasi terbesar ke-4 di dunia, Jika Indonesia bergabung dalam Deklarasi dan berpartisipasi dalam dukungan, perdamaian akan segera terwujud.