Pedemo dari Luar Batang Ejek Polisi sebagai Bayaran Ahok dan PNS DKI Pengecut

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 3 Mei 2016 11:29 WIB dengan kategori Jakarta dan sudah 938 kali ditampilkan

JAKARTA - Warga Luar Batang yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta mengejek polisi yang menjaga aksi mereka. Mereka kebanyakan adalah anak-anak di bawah umur.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (3/5/2016), mereka hanya diizinkan melakukan aksi di luar pagar Balai Kota DKI Jakarta. Mereka dibatasi oleh pagar dan dijaga oleh barikade polisi.

Lewat balik pagar, mereka mengejek polisi yang ada di hadapan mereka.

"Bapak digaji berapa sama Ahok? Bapak makan nasi, Ahok makan nasi juga," kata mereka.

Mereka juga mengejek Satpol PP yang ikut menjaga. Dengan nada mengejek, mereka mengatakan akan membayar Satpol PP 3 kali lipat dari Ahok.

Selain itu, mereka juga memanggil-manggil PNS DKI yang ada di dalam Balai Kota. Lagi-lagi, mereka mengejek dengan mengatakan PNS pengecut karena tidak berani melawan Ahok.

Mereka juga sempat menyinggung mantan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi.

"Rustam Effendi PNS yang berani melawan Ahok. Sisanya pengecut! Kami warga siap bayar bapak PNS yang pengecut," teriak mereka bersahutan.

Namun, mereka hanya berani berbicara. Ketika ditanya siapa nama mereka, mereka enggan menjawab.