Petugas Kebersihan di Sagulung Ini Minta Masyarakat Batam Lebih Bijak

Diterbitkan oleh pada Selasa, 10 Mei 2016 13:25 WIB dengan kategori Batam dan sudah 770 kali ditampilkan


 

Setidaknya demikianlah yang terlontar dari mulut Umar, salah satu petugas kebershan kelurahan sungai pelunggut.

Bagi umar berserakannya sampah di beberapa lokasi yang ada di kota Batam terkhusus yang ada di keluarahan Sungai Pelunggut tidak bisa selalu menyalahkan petugas kebersihan “Petugas kebersihan tiap hari kerja, tapi kerja jadi lambat karena kelakuan warga” Kata Umar kepada Terkininews.com (10/5/2016).

Umar menceritakan selama ini banyak sekali prilaku tidak terpuji masyarakat yang kerap menimbulkan masalah membludaknya sampah di pinggir Jalan dekat jembatan Nato “masyarakat kalau buang sampah langsung dari motor atau mobil. Makanya kadang-kadang sampah ada yang ke Jalan. Kebanyakan masyarakat buang sampah dari jam 5.30 sampai jam 08.00 saat berangkar kerja. Tengah hari kita sudah jadi kesusahan bersihkan sampah yang sudah makan separuh jalan” ujar Umar dengan nada sedikit kesal.

Umar juga menyayangkan masyarakat yang tidak mau berupaya sedikit untuk lebih sopan dalam membuang sampah “kalau mau buang sampah sopannya  ya turun dulu dari motor, masukkan ke dalam bak. Mereka kadang main asal buang dan hamper kena kami (petugas kebersihan)” kata umar. Kendati demikian, umar tidak menafikan bahwasaya bak sampah yang dialokasikan di dekat simpang nato kurang “sebaiknya memang ditambah baknya, kalau bisa 4 unit“ Kata Umar.

 

Umar yang setiap hari mengutip sampah dari rumah warga yang ada dikawasan Kavling Bukit Kamboja, Sungai Pelunggut ini mengaku prihatin beberapa RW yang masih belum menerapkan kebijakan iuran sampah dilingkungannya “kalau ditiap RW ada kebijakan iuran sampah, masyarakat tidak perlu lagi buang sampah diparit atau sembarangan tempat. Sampah tidak akan jadi masalah kalau masyarakat mau bijak dan rela keluarkan 10ribu saja sebulan“ kata Umar.