Harga Gula Pasir di Pulau Kundur Makin Meroket
KARIMUN - Menjelang Ramadhan kebutuhan rumah tangga di Pulau Kundur mulai melonjak. Senin (16/5) terpantau harga gula pasir semula Rp 13.000 / kg, kini meroket naik menjadi Rp 16.000/kg dan bahkan akan mencapai hingga angka Rp. 20.000/kg.
Salah seorang pedagang di sekitaran Kecamatan Kundur, Amad (38). Ia menilai memang setiap harinya terjadi kenaikan harga untuk gula pasir. Padahal Jum'at kemarin masih dapat dijumpai gula pasir seharga Rp15.000 per kilogram.
“Kenaikan giula sudah berjalan sejak Jumat yang salalu. Harga gula bukan manis malah semakin pahit,“ ungkap Amad saat ditemui di Warung sembakonya.
Sementara salah seorang warga Kundur, Rahim mengatakan, ketika pedagang mulai berpikir takut menjual gula pasir dengan alasan bisa tidak balik modal, maka hal itu menjadi ancaman kepada masyarakat yang membutuhkan untuk keperluan pada saat puasa ramadhan.
"Memang di toko-toko sembako masih ada yang jual tapi jika kemudian hari akan terus naik, maka dipastikan daya beli masyarakat akan turun dan gula pasir pun tidak lagi dicari warga karena harga mahal. Dampaknya itu tadi, pedagang jadi ketakutan mau jual karena untung tidak seberapa tapi resikonya bisa tidak balik modal," ungkapnya.
Hal ini harus segera disikapi oleh pemerintah karena, karena harga gula pasir sudah tidak normal dan dibatas kewajaran. Dampaknya juga mengakibatkan kelangkaan.

