Inilah Cara Bisnis Di Medsos Yang Efektif

Diterbitkan oleh pada Senin, 16 Mei 2016 06:20 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 775 kali ditampilkan

JAKARTA - Jika Anda ingin berjualan online, sekarang ini ada berbagai e-commerce yang menawarkan fitur marketplace. Namun, tidak sedikit juga orang yang memilih untuk berjualan menggunakan media sosial, seperti Facebook dan Instagram.

 

 

Lalu, apa yang harus Anda perhatikan saat hendak mempromosikan bisnis melalui Instagram?

 

"Salah satu hal yang kami tekankan dalam pelatihan She Means Business adalah jumlah orang memberikan like atau mengikuti Anda bukanlah segalanya," kata Clair Deevy, Head of Economic Growth Initiatives, APAC, Facebook.

 

Deevy menjelaskan, salah satu kelebihan yang dapat ditawarkan oleh Instagram adalah karena seseorang dapat menentukan target pasar mereka, baik dari segi lokasi, umur, jenis kelamin, ketertarikan dan karakterisitik lainnya. "Karena itu, sebaiknya Anda fokus pada apa yang hendak sampaikan," ujarnya.

 

Sementara itu, Okkie Nikjuluw, PR Consultant for Secret {W} Business, komunitas untuk mendukung wanita pengusaha, merasa bahwa identitas merupakan satu hal yang sangat penting bagi sebuah merek. Untuk dapat mempromosikan merek dengan sukses via media sosial, maka seseorang harus dapat menunjukkan identitas merek melalui post yang mereka buat. 

 

"Anda harus punya sebuah cerita tentang merek Anda, sampaikan cerita tersebut pada pelanggan," kata Okkie saat ditemui di Senayan City, kemarin, Rabu (12/5/2016). Selain itu, dia percaya konsistensi adalah hal penting lain yang harus diperhatikan oleh seorang pengusaha yang hendak berjualan melalui media sosial. Seseorang harus konsisten dalam membangun merek agar pelanggan tidak berpindah ke merek lain.

 

Lain halnya dengan Agnes Chanrai, pemilik Zalonku. Dia menyarankan, jika Anda ingin sukses melakukan promosi via media sosial, maka Anda harus fleksibel. "Harus berani mencoba berbagai hal baru. Jika satu cara yang Anda coba tidak berhasil, coba cara yang lain," katanya. 

 

Helga Angelina, Co-founder Burgreens juga percaya bahwa jumlah like dan follower bukanlah segalanya. "Yang penting adalah conversion to action," katanya. Dia menganggap, jumlah follower tidak selamanya menentukan kesuksesan sebuah bisnis. Baginya, hal yang penting adalah keaktifan pelanggan dalam mengikuti acara yang diadakan oleh Burgreens.

 

Paul Webster, Brand Development Lead, APAC, Instagram setuju bahwa konsistensi adalah hal penting untuk menggunakan Instagram sebagai media promosi. Selain itu, dia menyebutkan, seseorang juga memastikan bahwa mereka tidak melenceng dari identitas merek yang telah mereka tentukan.

 

Menyadari banyaknya wanita pengusaha di Asia Pasifik, Facebook lalu mengadakan kampanye SheMeansBusiness. Di Indonesia, Facebook mengumumkan keberadaan kampanye ini bulan lalu, bertepatan dengan Hari Kartini. Sekarang, kampanye ini juga akan merambah ke Instagram.

 

Sayangnya, saat ini, Instagram belum menawarkan fitur khusus seperti akun khusus bisnis. Meski Webster menyebutkan bahwa fitur ini sedang dalam pengembangan. Pada awal bulan Mei, muncul kabar bahwa Instagram memang sedang melakukan uji coba untuk membuat fitur akun khusus bisnis.

 

Akun bisnis ini akan sedikit berbeda dengan akun pribadi. Menurut kabar yang beredar, salah satu perbedaannya adalah keberadaan tombol "hubungi" untuk memudahkan seseorang menghubungi pengelola bisnis tersebut. 

 

Saat ditanya mengenai akun bisnis ini, Webster menolak untuk angkat bicara, baik tentang fitur yang ada di dalamnya maupun tentang kapan fitur ini akan diluncurkan.


Sumber