Camat Singkep Segera Tertibkan THM

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 19 Mei 2016 22:40 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.909 kali ditampilkan

LINGGA - Beberapa keluhan warga mengenai maraknya tempat hiburan malam (THM) di Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, untuk segera ditertibkan akhirnya mendapat tanggapan dari pihak Camat Singkep.

Untuk itu pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan melakukan penertiban mengingat beberapa minggu ke depan, seluruh umat muslim akan menjalankan ibadah puasa dibulan suci Ramadhan 1437 H/2016 M.

Hal ini dipaparkan langsung Kisan Jaya, Camat Singkep. Ia katakan, sesegera mungkin pihaknya akan melakukan penertiban THM tersebut. Nantinya dalam melakukan penertiban tersebut,  pihak camat akan melibatkan seluruh elemen masyarakat baik pihak penertiban yakni Kepolisian, Satpol PP, maupun masyarakat sipil. Ia berjanji pelaksanaan penertiban akan dilakukan setelah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an tingkat Provinsi Kepri.

Dia katakan jika setelah penertiban tahap pertama ini, ternyata masih ada THM serta prostitusi ilegal atau yang sengaja tidak mengindahkan penertiban, Kisan Jaya berjanji akan bertindak tegas menanggapi hal itu, terlebih pihaknya akan memberikan sanksi.

"Insyaallah selepas pembukaan MTQ Provinsi ini kita lakukan penertiban. Kita berharap ini tidak hanya untuk bulan Ramadhan saja, tapi hingga seterusnya. Apalagi bagi tempat prostitusi ilegal yang ada di Singkep ini," ungkapnya, Kamis (19/5).

Selain itu, Kisan Jaya katakan, THM yang berada di pelabuhan Dabo akan menjadi salah satu tempat yang segera ditertibkan. Dia menambahkan tidak hanya THM namun seluruh pemilik rumah makan di Kecanatan Singkep akan diberi instruksi penertiban agar tidak menjual makanan pada siang hari, selama bulan Ramadhan.

Sebelumnya protes terhadap maraknya THM diutarakan Yuni (27), salah seorang warga Dabo. Ia katakan saat ini tempat hiburan malam di Kecamatan Singkep sudah banyak yang mengundang lelaki untuk turut memasukinya. Salah satunya di pelabuhan Dabo, yang diketahui sebagai tempat Karaoke namun, saat malam ada beberapa perempuan hadir dengan menggunakan pakaian sexy. Untuk itu, selaku masyarakat yang tidak asyik dengan pemandangan tersebut, berharap agar pihak yang berwewenang dapat mengatasi masalah sosial ini apalagi mendekati bulan puasa.

"Kalau siang tempatnya tidak pernah buka. Bukanya pas malam saja. Setahu saya tempat itu hanya tempat karaoke biasa. Tapi, masa ada perempuan yang menggunakan pakain seperti kurang bahan di situ," keluhnya.

Ket Ft: THM (Karaoke) di Pelabuhan Dabo, terlihat bagaikan tidak ada penghuni waktu siang hari. Namun, ketika malam trmpat ini mulai beraktifitas.