Dipaksa Makan Kotoran Sendiri, Bocah Lima Tahun Trauma

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 26 Mei 2016 15:14 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 807 kali ditampilkan

KLATEN - FI, bocah berusia lima tahun, anak dari Wulandari, Triastuti, warga Kwaren, Ngawen, Klaten, Jawa Tengah, yang diduga menjadi korban penganiyaan sekaligus dipaksa makan kotoran sendiri oleh kekasih ibunya, trauma dan takut bertemu orang tak dikenal.

FI juga enggan sekolah dan lebih memilih tinggal di rumah. Wulandari mengatakan putramya itu juga takut bila dia nantinya bertemu lagi dengan terduga pelaku yang bernama Pranoto (35).

 

"FI tidak mau sekolah, dia takut untuk keluar rumah. Takut bertemu dengan orang yang belum dikenalnya. Apalagi, dia (Pranoto) belum ditahan meski kami sudah melaporkannya," ujar Wulandari di Klaten, Jawa Tengah, Kamis (26/5/2016).

 

Wulandari sendiri sudah bertanya kepada polisi, kenapa pelaku yang bekerja di salah satu kantor pengacara di Klaten belum diproses-proses. Saat itu, pihak Kepolisian berkilah karena petugas masih berkonsentrasi mengurus kasus pemerkosaan.

 

"Waktu kami tanyakan katanya masih berkonsentrasi mengurus kasus perkosaan anak di Jatinom. Jadi belum diproses-proses pelaporan kami," terangnya.

 

Harapan serupa agar pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya juga disuarakan oleh nenek korban, Atni Widati. Setelah melihat kondisi cucunya pertama kali, Atni mengaku sangat terpukul.

Apalagi pelaku diduga memaksa korban meminum air seni dan memakan kotoran korban. Atas dasar itulah dirinya berinisiatip melaporkannya kepada polisi. (okz)