Alasan Jokowi Putuskan 1 Juni Jadi Libur Nasional

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 1 Juni 2016 13:59 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 874 kali ditampilkan

BANDUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Hal itu disampaikan saat Jokowi menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila dan Peringatan Pidato Bung Karno di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Rabu (1/6/2016).

Selain ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila, tanggal 1 juga ditetapkan sebagai hari libur nasional. Itu akan berlaku mulai 1 Juni 2017 mendatang.

Setelah rangkaian acara selesai, Jokowi memberi penjelasan soal kenapa menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan libur nasional.

"Tadi kan sudah saya sampaikan. Disampaikan juga oleh Ketua MPR bahwa ini sebuah perjalanan panjang yang menjadi pertimbangan, yang sudah melalui kajian yang mendalam yang intinya adalah bahwa Pancasila itu sebagai ideologi negara," kata Jokowi.

Dalam tatanan negara Indonesia, Pancasila menurutnya berada dalam posisi tertinggi. Karena itu wajib diberikan penghormatan oleh siapapun.

"Ini adalah posisi tertinggi dalam sebuah negara. Sehingga kita putuskan 1 Juni ditetapkan kemudian diliburkan dan diperingati sebagai Hari Lahirnya Pancasila," jelasnya.

Setelah menetapkan Hari Lahir Pancasila, Jokowi mengatakan akan mengambil langkah berikutnya. Harapannya agar Pancasila benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.

"Setelah ini kita nanti terutama dengan MPR akan merumuskan lagi dengan cara-cara yang cepat agar implementasi pengalaman, kemudian dalam kehidupan keseharian kita bisa mengamalkan Pancasila sebagai ideologi kita sebagai landasan negara kita," pungkas Jokowi. (okz)