Warga Duri Riau Miliki Komik Berlambang Palu-Arit

Diterbitkan oleh pada Kamis, 9 Juni 2016 23:52 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.356 kali ditampilkan

DURI - Berbagai macam cara oknum - oknum tidak bertanggung jawab dalam mensosialisasikan kembali faham komunis terus dilakukan. Sukses dengan cara mendesain gambar pada kaos dan dijual bebas, kini gambar palu dan arit itu kembali tercetak pada buku komik yang dominan digemari kalangan anak.

 

Seperti yang terjadi pada salah seorang warga Kota Duri, Kelurahan Air Jamban, Refri Amran Daud salah seorang Ketua Rukun Tetangga dan juga Ketua Satuan tugas (Satgas) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bengkalis, baru menyadari bahwa komik dan sekaligus buku mewarnai yang dimiliki cucunya ternyata berisi lambang paku dan arit meski dikombinasikan dengan cerita pahlawan Vanguard.

 

Usut punya usut, ternyata sang cucu dan orang tuanya membeli buku komik jebolan penerbit PT Elek Media Komputindo itu dari salah satu toko buku ternama di Kota Pekanbaru sebulan yang lalu.

 

" Dibeli dipekanbaru sekitar sebulan yang lalu oleh anak saya, karena cucu saya ini sangat hobi cerita komik dan pemeran pahlawannya. Hal ini baru saya sadari ternyata ada lambang arit dan palunya yang dipadukan dikostum pemeran pahlawan didalam komik ini,"akunya.

 

Saat menyadari hal tersebut, Refri sontak menghubungi sejumlah media agar temuan komik tersebut dapat dipublikasi dengan harapan para orang tua lebih selektif memilih bacaan dan buku mewarnai untuk buah hati.

 

" Kita minta kepada pihak berwajib agar memastikan buku komik tersebut layak edar atau tidak terkait kepastian hukumnya dan jika tidak layak, diminta kepada pihak penerbit agar segera menarik peredarannya dikarenakan sangat berbahaya bagi psikologi anak - anak yang mudah meniru hal - hal yang dikaguminya," pinta Refri.

 

Terkait penemuan buku komik bergambarkan palu dan arit itu, Kapolsek Mandau, Kompol Taufiq Hidayat Thayeb saat ditemui, Kamis (9/6/16) diruang kerjanya mengaku akan segera berkoordinasi dengan Polres Bengkalis dan Polda Riau guna menindaklanjuti hal tersebut.***(riauterkini/hen)