Camat Ujung Tanah Minimalisir Diskriminasi Terhadap Kelompok Inklusi

Diterbitkan oleh pada Ahad, 26 Juni 2016 21:30 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 1.187 kali ditampilkan

MAKASSAR - Obrolan sore dan buka puasa bersama pekan keluarga nasional yang bertempat di aula kecamatan ujung tanah yang dilaksanakan (KWRM) Kerukunan Waria Kota Makassar, dengan tema "Keluargaku Memahamiku dan Mau Melindungiku" minggu (26/06/2016).

Dalam kegiatan yang di rangkai dengan buka puasa bersama tersebut juga di hadiri pihak BPJS, Dinas Kependudukan dan Catatan sipil, selain camat ujung tanah. 

Asis Lasabbe berharap sebagaimana waria bisa di terima dan di pahami karena selama ini stikma diskriminasi yang diterima waria bukan saja dari kalangan masyarakat lingkungannya namun juga datangnya dari dalam keluarga sendiri, semoga dengan kegiatan ini dapat membuka ruang kominikasi antara waria dan keluarga masing masing,"papar Pengurus PKBI koordinator pilar waria. 

Stikma diskriminasi yang terima waria itu pastia akan tetap ada suka atau tidak, makadari itu pada kegiatan kali ini kami hadirkan forum keluarga dan ada juga forum warga peduli untuk pembahasan dan solusi terhadap diskriminasi waria, agar sedikitnya bisa meminilisir diskriminasi tersebut, sambung Asiz Lasabbe. 

Lebih jauh Asiz Lasabbe memaparkan bahwa wilayah ini sebagai salah satu wilayah inskulsi. Dmana pemerintahnya sangat respon dan mendukung serta dapat menerima kehadiran kelompok inklusi, yang dapat di lihat pada setiap kegiatan kegiatan kami selalu di libatkan, baik itu kegiatan kelurahan. 

Adapun dukungan ril yang nyata di berikan pemerintah Kecamatan Ujung Tanah terhadap kelompok inklusi adalah pemberian dan pengurusan KTP yang mudah terhadap waria, dmana pada kebanyakan waria banyak yang  tidak miliki KTP, mereka enghan karena sering di lecehkan dan di diskriminasi pada tempat lain, hal itu yang kami angaap dengan dukungan terhadap kami di  kecamatan Ujung Tanah" ingkap Asis Lasabbe pengurus PKBI koordinayor pilar waria 

Sementara Camat Ujung Tanah dalam sambutannya memberi apresiasi terhadap forum inklusi kaum waria baik yang menetap di pemerintahannya maupung yang dari luar. 

"kami akan melakukan pembinaan dimana terhadap kaum waria dimana mereka sebenarnya sama dengan manusia lainnya yang juga mampu berbuat sesuatu baik secara umim maupun lingkungannya", Papar Andi Unru selaku camat Ujung Tanah. 

Lebih lanjut Andi Unru memaparkan bahwa kehadiran meraka janganlah kaum inklusi ini selalu dianggap sebagai penyakit masyarakat dan sumber kesialan."Ungkap camat ujung tanah. 

Andi Unru juga mengingatkan kepada kaum inklusi agar senantiasa menjaga sikap terhadap warga yang lainnya, janganlah terlalu menampakkan yang aneh aneh terhadap pandangan umum karena dimana Kecamatan ujung tanah masih kental dengan kereligiusan warganya, pinta Camat Ujung Tanah.