Jelang Pilkada SulsesSSI Paparkan Hasil Survey di 24 Kabupaten di Sulsel

Diterbitkan oleh pada Senin, 27 Juni 2016 00:11 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 1.241 kali ditampilkan

MAKASSAR - Jelang Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2018, Script Survei Indonesia (SSI) gelar konfrensi pers yang bertema Dinamika Masyarakat, yang bertempat di ruang Aster, lantai 5 Hotel Clarion, Makassar. Minggu (26/06/2016).

Direktur SSI Yuhardin menjelaskan bahwa sebanyak 820 responden di seluruh kabupaten dengan unit sampel rumah tanga dan menggunakan metode Samplin Multistage Random Sampling yang kebanyakan digunakan oleh tim survey lain, adapun wilayah survey di 24 kabupaten. 

Periode penelitian ini dari 25 Mei hingga 15 Juni 2016 dengan Margin of error dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Survey tersebut dilakukan secara independen. 

Dari sebagian responden berlatar belakang suku hingga agama seperti kalkulasi berikut suku Bugis (55.4%) selanjutnya Makassar (33.0%), Toraja (7.7%) dan Jawa (2.2%). Sebagian besar beragama Islam (91%), kristen Protestan (6%), sisanya beragama Hindu (1%), katolik (1%) dan Budha (1%). 

Dari hasil data SSI popularitas dan Acceptabilitas calon gubernur ada 4 nama calon kandidat yang memiliki elektabilitas dengan memperoleh lebih dari 50 persen popularitas dan acceptabilitas. Diantaranya Ichsan Yasin Limpo, Aziz Kahar Muszakkar, Agus Arifin Nu'mang dan Prof. Nurdin Abdullah. 

"Biasanya disurvei adalah acceptabilitas untuk mendapatkan popularitas, responden juga kadang melihat calon kandidat dari media sehingga masyarakat melihat trak record para kandidat dan menjadikannya popularitas untuk mendapatkan elektabilitas,"terangnya. 

Namun untuk elektabilitas atau tingkat peluang terpilihnya masing-masing calon yang masih mandiri, Prof Nurdin Abdullah menempati posisi pertama dengan 34.1 persen, Aziz Kahar Mudzakkar menempati posisi kedua 10.5 persen, Ichsan Yasin Limpo di posisi ketiga 10.5 persen dan Agus Arifin Nu'mang berada di posisi keempat 8.2 persen untuk hasil dari survey 24 kabupaten. Namun, dibeberapa daerah masih 18.8 persen yang belum menentukan pilihan calon.