Muhammadiyah Minta Pemerintah Harus Serius Bangun Manajemen Keselamatan Mudik

Diterbitkan oleh pada Ahad, 10 Juli 2016 05:17 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 816 kali ditampilkan


National Emergency Framework ini harus lengkap dalam upaya pencegahan kejadian, penanganan kedaruratan saat kejadian dan pasca kejadian darurat.


“Pemerintah bisa membangun kebijakan dengan mengadopsi yang berlaku dalam manajemen pengurangan risiko bencana untuk manajemen kedaruratan akibat mudik,” ujar Sekretaris MDMC Arif Nur Kholis seperti dikutip Muhammadiyah.or.id, Kamis (7/7).


Arif menuturkan bahwa ada pemangku kebijakan yang berperan dalam mencegah kedaruratan, menangani kedaruratan dan pasca kedaruratan.


“Kebijakan itu harus dalam satu sistem yakni kajian risiko, manajemen informasi, deteksi dini, manajemen kedaruratan, mobilisasi sumberdaya dan juga pembiayaan,” paparnya.


Arif menegaskan bahwa kejadian dengan adanya korban hingga meninggal dunia saat mudik, tidak boleh hanya dianggap karena pemudik yang sudah sakit sejak sebelum berangkat.


“Karena jatuhnya korban, sejatinya terjadi karena kondisi tidak aman dalam bentuk sarana transportasi atau jalan, dan terjadi pada seseorang yang rentan seperti sudah sakit, kelelahan dan ngantuk,” kata Arif lagi.


Menurut Arif, risiko jatuhnya korban bisa bertambah tinggi ketika bertemu pemicu lain seperti kemacetan dalam waktu yang lama. “Jadi tidak bisa dikatakan kalau kemacetan tidak berkontribusi pada jatuhnya korban,” demikian dia.[IP]