Wujudkan Budaya Baca Kodim 1420 Sidrap Siap Sukseskan Program MGPK

Diterbitkan oleh Redaksi pada Sabtu, 30 Juli 2016 21:06 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 889 kali ditampilkan

SIDRAP - Program kerjasama dengan Kantor Arsip dan perpustakaan sidrap sesegera mungkin diluncurkan secara resmi di Markas Kodim sidrap tanggal (1 Agustus 2016). Sebuah gerakan menjadikan sidrap sebagai Kota Baca mendapatkan amunisi baru dengan rencana Kodim 1420 Sidrap untuk terlibat aktif dalam gerakan tersebut yang akan terjun langsung di 11 Kecamatan Sidrap dengan tujuh Motor Gerobak Perpustakaan Keliling (MGPK) membawa buku mendatangi sekolah dan masyarakat secara langsung mengajak membaca.

 Selama ini Sidrap melalui dinas pendidikan dengan konsisten menjalankan program budaya baca, menjadikan Sidrap sebagai kota Baca dengan berbagai langkah yang inovatif. Di antara langkah-langkah tersebut adalah pengalokasian waktu-waktu khusus membaca bagi siswa dan guru, membangun infrastruktur taman dan sudut baca lebih menarik terutama di sekolah, menghidupkan perpustakaan dengan memperkaya bacaan dan kegiatan membaca, mengadakan kompetisi literasi buku, dan publikasi hasil-hasil karya tulis masyarakat. 

Sidrap juga sudah secara khusus mendapat pendampingan oleh USAID PRIORITAS, dengan melakukan workshop budaya baca sehingga mampu mengidentifikasi kebutuhan, pengembangan kebiasaan membaca bagi masyarakatnya, serta strategi-strategi untuk mencapainya. 

Dalam gerakan menjadikan Sidrap sebagai Kabupaten Literasi ini, Bupati juga langsung menjadi penasihat tim khusus budaya baca.   

“Program Kodim akan menyisir daerah yang susah dijangkau oleh mobil, terutama daerah-daerah yang susah dijangkau sarana internet,” terang Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Hendy Ahmad Pribadi (29/07/2016). Saat di konfirmasi 

Program Kodim ini akan melibatkan babinsa-babinsa yang berada hingga di pelosok, begitupun buku-buku yang akan dibawa, serta 11 motor tersebut berasal dari Kantor Arsip dan Perpustakaan Sidrap. 

Sebelumnya Sidrap juga mendapat penghargaan dari provinsi karena masuk secara nasional sebagai 10 dari 10 Kabupaten Nasional Gerakan Budaya Membaca. “Semakin banyak membaca, semakin membuat orang berkarakter dan beradab. 

Penelitian sudah membuktikan  warga yang kurang membaca cenderung suka kekerasan, mudah terhasut dan tidak kreatif. Pemerintah juga akan memiliki banyak warga yang berwawasan, yang bisa diajak diskusi dengan lebih rasional dan dalam terkait pembangunan daerah,” ujar Asma, Koordinator USAID PRIORITAS Sidrap.