Kasus Arcandra Tidak Boleh Terulang

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 17 Agustus 2016 20:11 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 710 kali ditampilkan

Partai Golkar mengaku tidak setuju dengan wacana interpelasi DPR terhadap Preiden Joko Widodo (Jokowi) atas penunnjukan dan pencopotan Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM. Sekjen Golkar Idrus Marham menilai bahwa pengajuan hak interpelasi terlalu reaktif.

"Belum apa-apa ada begini, begitu. Mari ambil positifnya dulu," singkatnya usai peringatan HUT RI ke-71 di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta (Rabu, 17/8).

Untuk itu, Idrus mengajak seluruh anggota dewan dapat mengambil hikmah atas pencopotan Arcandra Tahar yang belakangan diketahui memiliki dua kewarganegaraan, Indonesia dan Amerika Serikat.

"Dengan adanya Arcandra ini positifnya adalah ada, banyak anak bangsa di luar (negeri). Kita minta kepada presiden agar bisa memberikan imbauan pada mereka untuk kembali," ujarnya.

Golkar pun mengingatkan Presiden Jokowi untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.

"Jangan sampai terjadi lagi seperti Arcandra," tegas Idrus. [RMOL/wah]