"Gerakan Peduli Koin” Upaya BI tangani Penukaran

Diterbitkan oleh pada Kamis, 1 September 2016 21:56 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 1.021 kali ditampilkan


MAKASSAR, -- Dalam sepuluh tahun terakhir, Bank Indonesia telah mengeluarkan uang logam/koin sekitar Rp.6 triliun, namun kenyataanya yang kembali ke BI hanya Rp. 900 miliar atau 16%, dengan tren yang semakin menurun.

Sementara itu, di Sulawesi Selatan uang koin yang beredar mencapai Rp.15 miliar selama tahun 2015, namun lagi hanya kembali ke BI hanya Rp. 46 juta atau 0,3%. Pada tahun 2016 (s.d. Juli).

BI telah mengedarkan uang koin sebesar Rp. 11 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, namun yang kembali ke BI hanya Rp. 7 juta (0,06%). Ungkap Wiwik Sisto Widayat dalan konfrensi pers kamis (01/09/2016) di menara bosowa lantai 11 Makassar.

Perkembangan tersebut mengindikasikan masyarakat yang cenderung untuk " menyimpan' uang koin karena tidak menggunakannya untuk bertransaksi, sehingga perputaran uang koin di masyarakat menjadi kurang banyak, paparnya.

Hal ini mengakibatkan kebutuhan akan uang koin terus meningkat, karena sebagian masyarakat (khususnya pelaku usaha di Jenis usaha tertentu) masih membutuhkan uang koin untuk bertransaksi.

Kondisi inilah yang menjadi perhatian Bank Indonesia, sehingga akan menyelenggarakan kegiatan Gerakan "Peduli Koin Nasional” di berbagai provinsi di Indonesia.

Lebih lanjut Wiwik Sisto Widayat mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam penggunaan uang koin sebagai alat pembayaran yang sah dan meningkatkan efektivitas uang koin yang mempunyai nilai sama dengan uang kertas sebagai alat tukar dalam bertransaksi.

Kami juga menghimbau para pedagang/peritel untuk memiliki budaya yang sama dan bertanggung jawab dalam memberikan hak konsumen berupa pengembalian dalam bentuk uang, bukan bentuk lainnya saat bertransaksi. Ungkapnya.

Untuk menyukseskan Gerakan Peduli Koin tersebut, kami juga mengajak perbankan untuk ikut serta dalam kegiatan ini dan melayani masyarakat yang akan menukarkan uang koin.

Gerakan Peduli Koin di Sulsel akan dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari Makassar pada hari Minggu, 4 September 2016. Acara ini terbuka bagi seluruh masyarakat di Sulsel dan tidak dipungut biaya atau gratis.

Kami mengharapkan masyarakat yang memiliki uang koin yang tercecer, dibiarkan atau mungkin dianggap tidak berharga untuk hadir dalam acara tersebut dan menukarkan uang koinnya di stand Bank Indonesia, mulai pukul 06.30 s.d. 13.00 WITA.

Untuk memudahkan dan mempercepat penukaran, uang koin yang akan ditukarkan agar dikumpulkan dan ditata sesuai pecahannya, serta tidak perlu diisolasi.