Misteri Kematian Tak Terungkap, Keluarga Mursalim Menduga Motif Kekerasan

Diterbitkan oleh Adhie pada Jumat, 31 Maret 2017 16:08 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 1.164 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Miris kematian Mursalim (21) yang di temukan oleh pemancing lokal di sungai je'ne berang hingga kini belum terungkap apa motif kematiannya, sehingga menimbulkan praduga keluarga korban yang menganggap Mursalim di bunuh.

Tanda - tanda kematian korban dengan lidah menjulur adalah asumsi kuat keluarga kematian Mursalim akibat kekerasan.

Sulaiman (40) bertutur kronologis kematian adiknya, berawal saat Mursalim yang pulang kerumah di Desa toata Kec Polong Bangkeng Utara (Polut) Kab. Takalar dan bekerja sebagai sopir pengangkut ayam di pasar Sunggu Minasa kab. Gowa meninggal secara misterius.

Menurutnya hari itu mursalim pulang kerumah dengan membawa sebuah sepeda motor temannya pada tanggal (6/01) hari jum'at pukul 11 siang untuk ganti baju, lalu korban kembali ketempat kerja pada pukul 16.00, dan memarkikan kendaraan, yang hingga saat korban di temukan tak seorang pun dari rekan kerja atau pimpinan yang melaporkan kepada pihak keluarga atas kepemilikan kendaraan tersebut.

"Setelah berjalan 4 hari kematiannya dari tanggal (09/01) baru ketahuan mursalim meninggal dari pihak Rs. Bhayangkara" ungkap Sulaiman kakak korban. Jum'at (31/03/2017) terkininews.com.

Adapun proses pemeriksaan terhadap saksi menurut keluarga korban saat ini sudah 9 saksi telah terperiksa tapi belum ada perkembangan dari kasus tersebut. Pihak keluargapun mengeluhkan proses keadilan yang sudah berjalan selama 3 bulan.

Keluarga korban meminta agar kasus tersebut dapat di tangani Polda Sulsel dimana menurutnya kasus tersebut sudah berjalan 3 bulan tanpa ada kejelasan, dan seolah tidak ada keseriusan penyidikan aparat Polsek Somba Opu.

Lanjut menurut keluarga korban hasil Fisum dari Polsek Somba Opu menerangkan kalau Mursalim alias Salim mati karena penyempitan pembulu darah.

Karena keluarga korban merasa tidak puas dengan hasil Polsek, sehingga menurut Sulaiman saudara korban langsung Rs. Bhayangkara dan diperlihatkan langsung oleh penanggung jawab Rs Bhayangkara.

"Hasil fisum Rs. Bhayangkara menerangkan tak adanya tanda tanda korban meninggal akibat tenggelam". Tandas Sulaiman.

Sementara itu Kapolsek Somba Opu yang di konfirmasi via telepon selularnya, mengatakan bahwa dari 9 saksi menerangkan kasus kematian Mursalim sama sekali tidak mengarah ke tindak kekerasan. Ungkap Prabowo Kapolsek Somba Opu. (*)