DPC Pertanyakan SK Baru DPD Partai Gerindra Sulsel

Diterbitkan oleh Adhie pada Selasa, 2 Mei 2017 09:10 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 1.792 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Terkait perubahan struktur kepengurusan DPP Partai Gerindra beberapa ketua Dpc pertanyakan SK pergantian pengurus DPD thn 2014, yang bukanlah kewenangan DPD.

Hanya SK pergantian Latinro saja sebagai ketua saat itu kepada IMB, dan itupun hanya SK yang didapatkan IMB yang tidak diteruskan ke pengurus DPD dan DPC sebagai bukti pergantian ketua.

Faisal Mamma selaku ketua PD Satria Sulsel dan salah satu Sayap Partai Gerindra yang juga salah satu wakil ketua Dpd Gerindra Sulsel, bahwa hal yang menarik untuk dicermati adalah setelah Prabowo Subianto mengumumkan untuk mengangkat A. Idris MB sebagai ketua DPD Gerindra Sulsel pada arena Rakornas di TMII Jakarta 16 April lalu dengan Sk yang disebutkan nomornya tapi tidak ada kelanjutannya bahwa dalam SK tersebut juga mengangkat Struktur baru yang menggantikan Sk lama.

"Saya sebagai Ketua Sayap partai jadi heran kenapa Ketua Gerindra yang ditunjuk menggantikan La Tinro langsung mengangkat sekretaris dan mengganti semua jajaran pengurus Dpd". Tegas Faisal Mamma

Coba buktikan dan perlihatkan SKnya kalau memang sudah ada perubahan struktur di Dpd Gerindra Sulsel". Tandas Faisal Selasa (02/05/2017) terkininews.com

Lanjut padahal yang bersangkutan sendiri tidak pernah memperlihatkan Sk pengangkatannya sebagai Ketua DPD, kami juga ingin tahu apa isi SK pengangkatan ketua itu.

Saya sendiri tidak mengingkari adanya pengumuman itu karena saya juga berada di tempat yang sama, tetapi yang menjadi pertanyaan saya kemudian adalah jabatan sekretaris, wakil ketua dan lainnya dimana IMB sudah langsung mengumumkan struktur Dpd tanpa SK, ujarnya

Bagaimana bisa organisasi sebesar Gerindra melakukan hal yang mengabaikan pengurus yang masih valid dan mengganti dengan pengurus yang tidak di Sk. kan, sungguh dangat disayangkan jika itu memang sengaja dilakukan oleh seorang ketua yang seharusnya lebih mengerti aturan organisasi, teramat disayangkan juga kalau memang hal tersebut di sengaja dan dibiarkan oleh DPP Gerindra.

"Saya tidak pusingi siapa ketua Dpd akan tetapi coba perlihatkan bukti tertulisnya 
Betul, sah tidaknya Sk tersebut, atau hanya sekedar pemuas telinga saja". Ungkap Faisal yang mengkonfirmasi kepada terkininews.com melalui telepon selularnya

Kalau belum bisa memperlihatkan Sk kami tetap akan menolak struktur baru itu, dan kalau SKnya valid tentunya kami sebagai kader akan patuh. (*/)