Telkomsel Evaluasi Kesiapan Jaringan Pelayanan Arus Mudik Idul Fitri 1438 H

Diterbitkan oleh Adhie pada Senin, 12 Juni 2017 17:38 WIB dengan kategori Makassar Bisnis dan sudah 756 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) memastikan kesiapan jaringan operator telekomunikasi dalam mengantisipasi potensi peningkatan serta pergerakan trafik, khususnya selama arus mudik, hari raya, dan arus balik lebaran. 

Pemaparan ini disampaikan oleh Komisioner BRTI, Muhammad Imam Nashiruddin pada konferensi pers BRTI di hotel clarion Makassar, Senin (12/06/2017), terkininews.com.

Konferensi pers yang mengusung tema “Evaluasi Kesiapan Jaringan Telekomunikasi untuk Melayani Arus Mudik dan Idul Fitri 1438H/2017” ini dihadiri oleh perwakilan Kementrian Kominfo, Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), perwakilan Pemerintah Daerah Kota Makassar, serta seluruh pimpinan operator telekomunikasi di Makassar yaitu Telkom, Telkomsel, Indosat, XL, H3I, Smartfren, Smart Telecom dan Sampoerna Telekom Indonesia (N1). 

“Acara ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka pemaparan publik mengenai evaluasi kesiapan operator dan antisipasi yang perlu dilakukan terkait adanya potensi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik, lebaran, dan arus balik lebaran tahun 2017. Jaringan telekomunikasi harus dipastikan mampu menampung kapasitas dan melayani mobilitas masyarakat Indonesia yang akan mudik” ujar Imam.

Pengujian kesiapan jaringan telekomunikasi dilaksanakan sepanjang Mei 2017 lalu serentak di 10 Kota di Indonesia meliputi titik keberangkatan mudik di Jakarta, Batam, Balikpapan, jalur utama mudik di pulau Jawa antara lain kereta api jalur utara maupun selatan dan jalur darat kearah barat yaitu Jakarta-Lampung dan Jalur darat ke arah timur yaitu Jakarta hingga Semarang,  serta berbagai kota besar yang diperkirakan akan menjadi kota kedatangan mudik nasional yaitu  Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, dan Padang. 

Makassar diperkirakan akan menjadi salah satu titik utama kedatangan mudik nasional karena cukup banyak warga Makassar yang tinggal di Jakarta serta di kota dan pulau lainnya, selain Makassar juga menjadi kota keberangkatan mudik dengan tujuan pulau sulawesi dan sekitarnya. Mudik merupakan ritual rutin bagi masyarakat Indonesia yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar tercinta di kampung halaman. 

Pengujian jaringan telekomunikasi seluler dilakukan terhadap 4 hal yaitu pertama, uji kualitas layanan telepon seperti tingkat keberhasilan panggil, kegagalan panggilan, kualitas suara serta lama waktu sambung. Kedua, uji kualitas layanan SMS dengan menggunakan parameter uji seperti tingkat keberhasilan pengiriman dan lama pengiriman SMS. Ketiga, uji kualitas Layanan Mobile Internet diuji dengan menggunakan parameter seperti kecepatan rata-rata unduh, tingkat keberhasilan unduh serta Keempat, uji kualitas cakupan mobilitas dengan menggunakan parameter kualitas sinyal seluler di sepanjang rute jalan-jalan utama di kota Makassar.

Pengujian kesiapan jaringan operator telekomunikasi di Makassar dilakukan menggunakan metode static test pada titik-titik yang diperkirakan menjadi kedatangan mudik antara lain Bandara Sultan Hasanudin untuk Moda Pesawat Terbang, serta Terminal Bus Regional Daya untuk Moda Angkutan Darat serta Pelabuhan Laut Makassar untuk Moda Angkutan Laut.  Selain itu juga dilakukan dengan metode drive test seluruh jaringan operator untuk mengetahui kualitas layanan dan kualitas sinyal seluler di jalan-jalan utama di kota Makassar. 

Dari hasil uji petik tersebut, secara keseluruhan menunjukkan hasil yang baik sekali sehingga jaringan telekomunikasi seluler di Makassar dinyatakan siap melayani arus mudik, lebaran dan arus balik tahun 2017. Namun demikian, operator seluler diminta untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kualitas sinyal seluler atau cakupan mobilitas khususnya jaringan mobile internet karena akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. 

Untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukung mudik, BRTI juga akan melakukan kunjungan ke operator seluler dan operator telekomunikasi lainnya. Pada kunjungan tersebut akan dilakukan pengecekan fasilitas-fasilitas yaitu pelayanan pelanggan & call center, distribusi voucher, network operation center (command center), disaster recovery management, serta fasilitas pendukung lainnya. 

Melalui pengujian jaringan maupun fasilitas pendukung tersebut, diharapkan performansi jaringan dapat terpantau dengan baik, sehingga para operator telekomunikasi mampu melayani pelanggan dengan tetap memenuhi kriteria yang dipersyaratkan, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik, hari raya, dan arus balik lebaran tahun 2017. (*)

Sumber