216 Kantor WARP akan Beroperasi Pada 123 Negara
Terkininews.com, -- Para Pemimpin Agama Internasional telah mencari resolusi dan rekonsiliasi konflik telah dilaksanakan pada tanggal (18/06) lalu, hingga ada sebuah dialog lintas agama, dikantor perdamaian religius ke-17 Makassar (WARP) World Alliance Religions (Peace Office) untuk pemahaman mendalam tentang Agama.
Mohammad Galip Matla (Kepala Divisi Penjaminan Mutu Universitas Nasional Muscat), Budha Kennedy Siswanto (Anggota MAGABUDHI Makassar) dan Edward Kwak (Spesialis Rujukan HWPL) berpartisipasi dalam dialog tersebut.
Mereka membahas dua isi utama tentang "Apa itu Kebenaran dalam sudut pandang religius?" dan Bagaimana membuktikan kebenaran."
Kennedy Siswanto melalui siaran media terkininews.com jum'at (30/06/2017), menggambarkan pandangannya tentang kebenaran dalam Buddhisme yang memiliki dua jenis kebenaran, ini adalah kebenaran umum dan kebenaran yang tidak berubah.
Dalam beberapa kasus, ada kebenaran yang relatif seseorang percaya bahwa mereka hanya melihat penglihatan mereka sebagai kebenaran, dan mereka tidak melihatnya dari sisi lain, itu adalah kekeliruan, Muhammad Galip of Islam mengatakan tentang kebenaran bahwa agama saling menentang berbeda pada apa yang lebih benar.
"Edward Kwak menambahkan bahwa para pemimpin agama harus berperan dalam membiarkan orang mengetahui kehendak Tuhan dan mereka harus berusaha menyampaikan sebanyak mungkin kepada orang-orang religius.
Pada akhirnya, baik Galip dan Kennedy menyarankan kesan dialog tersebut dengan menyatakan bahwa mereka setuju dengan kegiatan pendukung HWPL.
Rapat Kantor WARP WTO, juga mempromosikan lingkungan untuk Dialog antar agama untuk memahami berbagai prinsip dan nilai dari masing-masing kitab suci, yang bertujuan untuk mencegah konflik yang disebabkan oleh kesalah pahaman agama yang menimbulkan kedamaian. Staf HWPL mengatakan bahwa ini akan menjadi yang pertama untuk perdamaian dan kesatuan agama melalui dialog.
Saat ini 216 kantor WARP akan beroperasi di 123 negara, mencakup semua benua, Eropa, Oceania, Amerika, Asia, Timur Tengah, Afrika, CIS dan jumlahnya meningkat.
Di antara berbagai negara, zona konflik global seperti Timur Tengah, Filipina, Indonesia, dan Nigeria juga telah membuka Kantor WARP, dan Kantor WARP di Indonesia mengambil langkah proaktif menuju perdamaian sejak tahun 2014. (*)

