Usai Putusan TUN!! Paslon DIAmi Kemana?? Jadi Obrolan Penikmat Kopi Jum'at Barokah

Diterbitkan oleh Adhie pada Jumat, 23 Maret 2018 09:00 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 821 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Usai putusan PT TUN yang memerintahkan KPU membatalkan pencalonan Danny Pomanto- Indira sebagai pasangan calon, mulai berpengaruh pada tim dan kegiatan sosialisasi kandidat.

Di tim Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi misalnya, semakin memicu semangat pergerakan tim. Bahkan dalam seharian kemarin, Appi Cicu seakan tak kehabisan stamina, melakukan blusukan, keluar masuk lorong, menghadiri acara deklarasi, hingga dizikir bersama.

Usai menghadiri deklarasi dan dukungan ratusan karyawan Kalla Group, Appi Cicu menyempatkan waktu melakukan rapat koordinasi dengan seluruh tim pemenangan dari berbagai pilar. Kemudian malam harinya, menghadiri  pertemuan warga Tinumbu yang digagas Gerakan Aksi (GAS) Fraksi Appi Cicu, Andi Fahlevi. 

CEO PSM Makassar ini, juga menyempatkan hadir dalam dzikir yang digelar  suporter PSM Makassar untuk kemenangan Appi Cicu. Dzikir ini dihadiri para pentolan pentolan suporter PSM untuk doa kesuksesan  PSM musim kompetisi mendatang dan kemangan Appi Cicu.

Lalu kemana pesaing  Appi Cicu, Danny Pomanto  setelah keok di TUN? Tidak ada kabar dari tim DIAmi. Bahkan jadual yang beredar di grup grup WA, tak ada jadual dimana petahana itu blusukan. Hanya jadual calon wakil Danny, Indira yang blusukan di kawasan Tamalanrea Biringkanaya. 

Begitu juga dengan tim pemenangan di berbagai lokasi. Jika tim Appi Cicu seakan tidak terpengaruh dengan putusan TUN, mereka tetap melakukan konsolidasi dan sosialisasi.

Di Mamajang misalnya, tim Appi Cicu melakukan pertemuan dengan puluhan ketua ketua RT lengkap dengan pakaian seragam. Sementara di tim DIAmi, mereka sibuk melakukan aksi demo menolak putusan TUN dan membuat petisi. 

Kondisi berbeda juga terlihat di posko posko pemenangan. Jum'at (23/3/2018) Pasca putusan TUN, posko posko pemenangan Appi Cicu kian  bergairah, maki banyak tim datang, dari membahas masalah tim, cerita pilkada hingga sekadar kongkow kongkow minum kopi.

Sebaliknya posko posko DIAmi mulai tampak sepi, ditinggal penghuninya. Keramaian hanya terlihat  di markas utama  DIAmi, kediaman pribadi Danny Pomanto di jalan Amirullah. Tapi wajah wajah para relawan terlihat tegang  penuh kecemasan. Hampir seluruh diskusi mereka terpusat pada penolakan atas putusan TUN yang dibacakan Rabu lalu. (*)