Calon Maba Tahun 2018 UMI Makassar Meningkat Pesat Melebihi Kuota

Diterbitkan oleh Adhie pada Sabtu, 14 Juli 2018 18:28 WIB dengan kategori Makassar Pendidikan dan sudah 1.014 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru Universitas Muslim (UMI) Makassar dihadiri oleh seluruh Pengajar, Rektor dan mantan Rektor serta ketua Yayasan Wakaf UMI.

Tahun inipun pendaftar sedikitnya kurang lebih 9987 orang calon mahasiswa baru dari dari 4500 kuota yang disiapkan dari berbagai Jurusan menurut Prof Syahnur Said selaku panitia pelaksana penerimaan MABA Universitas Muslim Indonesia.

Dari tahun kemarin setelah dilakukannya sistem Online dan Off Line minat pendaftar membeludak dikarenakan yang mendaftar melalui On Line sebanyak 42% sedangkan pendaftar offline lebih antusias lagi yaitu sebanyak 58% dari total peserta.

Pihak panitia juga saat ini telah menyiapkan sedikitnya 183 ruangan yang berada di lingkup kampus dengan 350 pengawas yang panitia siapkan. Jelas Prof Syahnur Said

Adapun Ketua Panitia Penerimaan mengungkapkan bahwa pengumuman hasil tes akan di umumkan melalui media cetak dan elektronik atau di situs resmi UMI yang telah di tetapkan Oleh pihak Panitia.

Sementara itu dalam sambutannya Sabtu (14/7/2018) Rektor UMI Makassar Prof DR H Basri Modding tak lupa mengucakan terima kasihnya kepada keluarga Besar UMI tanpa kecuali atas bantuannya sehingga penerimaan MABA ini berjalan dengan baik.

Lebih lanjut dirinya mengingatkan bahwa sebagai pelayan masyarakat maka sepatutnyalah harus berlemah lembut kepada siapa saja tanpa kecuali dan harus terus meningkatkan kinerja serta capaian yang telah di raih selama ini guna lebih meyakinkan masyarakat bahwa kuliah di UMI lebih mudah dan di mudahkan dari segi aturan.

Ketua Yayasan Wakaf UMI ini juga mengungkapkan bahwa kedepan akan ada fakultas baru yang di bentuk yakni Jurusan Pariwisata serta bahasa asing yaitu Jepang dan Mandarin. Paparnya di sela sambutannya

Begitu juga dengan akredasi UMI bahwa yang sebelumnya B akan di tingkatkan menjadi A guna lebih memantapkan kurikulum yang telah di sepakati oleh Departemen Dikti yang akan datang agar semua fakultas dapat menyamakan dengan Akredasi di atas. Ujar ketua Yayasan Wakaf UMI. (*/)